SURABAYA – analisapublik.id | Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur memastikan kesiapan infrastruktur jalan provinsi melalui program rekonstruksi dan pemeliharaan sepanjang kurang lebih 1.600 kilometer. Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh ruas jalan provinsi berada dalam kondisi aman, nyaman, dan fungsional saat terjadi lonjakan mobilitas masyarakat.
Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan jalan. Pada ruas dengan kategori rusak berat, dilakukan rekonstruksi untuk memulihkan struktur perkerasan agar kembali memenuhi standar pelayanan minimal jalan. Sementara pada ruas dengan kerusakan ringan hingga sedang, dilaksanakan pemeliharaan rutin dan berkala guna menjaga kualitas perkerasan serta mencegah kerusakan berkembang lebih luas.
Sejumlah titik strategis menjadi prioritas pekerjaan rekonstruksi. Di wilayah barat Jawa Timur, penanganan difokuskan pada ruas Ponco–Jatirogo di Kabupaten Bojonegoro yang terhubung ke Kabupaten Tuban. Ruas ini memiliki peran vital dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta distribusi logistik regional. Selain itu, pekerjaan rekonstruksi juga dilakukan pada ruas Kencong–Kasian yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember, jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan selatan.
Seluruh pekerjaan preventif tersebut ditargetkan rampung pada H-5 Lebaran atau 17 Maret 2026. Target penyelesaian ini ditetapkan agar seluruh ruas strategis telah dalam kondisi optimal sebelum puncak arus mudik terjadi.
Selain pekerjaan fisik, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan 11 posko mudik Lebaran yang tersebar di 11 wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT). Posko ini dilengkapi alat berat, peralatan pemeliharaan, serta personel siaga untuk melakukan respons cepat apabila terjadi kerusakan mendadak, gangguan lalu lintas, maupun kondisi darurat lainnya.
Sebagai bagian dari sistem layanan tanggap darurat, masyarakat dapat melaporkan kejadian seperti kerusakan jalan atau bencana alam melalui call center WhatsApp 24 jam di nomor 0821 3000 8099. Setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan guna memastikan penanganan berjalan efektif dan terintegrasi.
Dengan langkah rekonstruksi terukur, pemeliharaan preventif, serta dukungan posko siaga, pemerintah provinsi menargetkan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 tetap terjaga di seluruh jaringan jalan provinsi Jawa Timur.
Reporter: Alief Leksono
Editor: Mochamad Makruf
Dok: Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur






