NGANJUK | analisapublik.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program pasar murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kegiatan pasar murah ke-43 tersebut berlangsung di Kabupaten Nganjuk pada Senin, 9 Maret 2026, dan dipadati warga sejak pagi hari.
Program ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah harga pasar, di antaranya beras, telur, minyak goreng, serta sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya.
Pasar murah ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah guna memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan harga tetap terkendali.
“Pasar murah ini terus kami lakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sejak dibuka, lokasi pasar murah terlihat dipenuhi warga yang mengantre di sejumlah titik penjualan. Antusiasme masyarakat tampak dari panjangnya barisan pembeli yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga berinteraksi langsung dengan warga serta menyerahkan sejumlah paket bahan pangan kepada masyarakat yang hadir. Kehadiran langsung kepala daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Program pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah daerah setempat, distributor pangan, serta berbagai pihak terkait. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga di tingkat konsumen.
Salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku terbantu dengan adanya pasar murah. Ia menyebut harga bahan pokok yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Warga pun berharap program serupa dapat terus digelar secara rutin karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa kegiatan pasar murah akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah sebagai bagian dari langkah konkret menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat daya beli masyarakat.
Dok: analisapublik.id
Reporter: Bambang Suryono
Editor: Kiki Juanda, SE






