EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Pemkab Sumenep Targetkan Pembangunan 136 Gerai Koperasi Merah Putih Tuntas Maret 2026

461
×

Pemkab Sumenep Targetkan Pembangunan 136 Gerai Koperasi Merah Putih Tuntas Maret 2026

Sebarkan artikel ini

Sumenep, analisapublik.id-Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tengah memacu pembangunan 136 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 27 kecamatan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Program strategis ini dirancang sebagai pilar utama dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan yang dimulai dari tingkat desa. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, sebanyak 99 gerai saat ini telah mencapai progres pembangunan fisik hingga 60 persen.

Kepala DKUPP Sumenep, Moh Ramli, menjelaskan bahwa seluruh proyek pembangunan ditargetkan selesai sepenuhnya pada Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Sumenep mengadopsi pola kerja sama antara pihak rekanan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Keterlibatan TNI diharapkan tidak hanya memperketat pengawasan pembangunan, tetapi juga menyimbolkan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan fondasi pertahanan ekonomi masyarakat desa yang kokoh.

Salah satu syarat mutlak dalam pembangunan gerai ini adalah penggunaan Tanah Kas Desa (TKD) atau tanah hibah guna menghindari potensi sengketa di masa depan.

Meskipun demikian, tercatat masih ada 20 desa yang belum memiliki lahan kas desa untuk lokasi pembangunan. Menanggapi kendala tersebut, pemerintah daerah sedang berkomunikasi intensif dengan aparat desa setempat untuk mengupayakan pengadaan tanah hibah atau pengusulan hak pakai atas tanah milik instansi pemerintah lainnya.

Bagi desa yang memiliki kapasitas finansial memadai, pembelian lahan secara mandiri untuk dijadikan aset desa juga menjadi opsi yang disarankan.

Langkah ini diambil agar pembentukan KDMP tetap berjalan sesuai rencana demi mewujudkan kesejahteraan ekonomi melalui usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan.

Dengan kehadiran gerai-gerai ini, diharapkan sirkulasi ekonomi di wilayah pelosok Sumenep dapat berputar lebih cepat dan mandiri.( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.