EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Produksi Beras Tulungagung Surplus 50 Persen Berkat Pergeseran Masa Tanam

263
×

Produksi Beras Tulungagung Surplus 50 Persen Berkat Pergeseran Masa Tanam

Sebarkan artikel ini

​Tulungagung, analisapublik.id  Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tulungagung mencatatkan capaian signifikan pada luas panen padi periode April hingga September 2025.

Berdasarkan data terbaru, luas panen pada periode tersebut mencapai 29.226 hektare, angka yang melonjak tajam dibandingkan periode Oktober 2024 hingga Maret 2025 yang hanya tercatat sebesar 8.215 hektare.

​Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan dampak dari pergeseran masa tanam yang dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Perubahan pola curah hujan sepanjang setahun terakhir memaksa para petani untuk menyesuaikan jadwal tanam mereka, sehingga puncak panen raya justru terkonsentrasi pada periode April-September.

​Keberhasilan ini membawa total produksi padi di Tulungagung sepanjang tahun 2025 mencapai 298.377 ton gabah, atau setara dengan 186.150 ton beras. Angka produksi ini menunjukkan adanya surplus ketersediaan beras hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan stok tersebut, kebutuhan konsumsi masyarakat Tulungagung diprediksi aman hingga sepuluh bulan ke depan.

​Sebagai langkah keberlanjutan untuk menjaga ketahanan pangan nasional, Distan Tulungagung kini tengah mengusulkan perluasan area tanam seluas 167 hektare kepada Kementerian Pertanian.

Fokus utamanya adalah mengoptimalkan lahan basah dengan Indeks Pertanaman (IP) 100 agar dapat meningkat menjadi IP 200 atau IP 300.

Melalui program ini, lahan yang semula hanya bisa dipanen sekali dalam setahun diharapkan mampu berproduksi dua hingga tiga kali setahun, guna memastikan stabilitas pasokan pangan di masa mendatang. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.