EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Harga Cabai Nasional Mulai Melandai Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026

528
×

Harga Cabai Nasional Mulai Melandai Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, analisapublik.id- Kepala Badan Pangan Nasional yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa harga komoditas cabai secara nasional kini mulai menunjukkan tren menurun.

Langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2026 dinilai efektif dalam menekan harga di pasar. Amran menyebutkan bahwa pantauan terkini menunjukkan kondisi harga yang cukup baik dan mulai melandai meski sempat terjadi fluktuasi.

​Melandainya harga ini terjadi di tengah tantangan musim hujan yang memengaruhi masa panen di berbagai daerah. Menurut Mentan, kenaikan harga yang sempat terjadi di beberapa titik masih dalam batas wajar karena faktor cuaca dan bencana alam yang menghambat pasokan sementara.

Namun, secara keseluruhan, data dari Panel Harga Pangan menunjukkan penurunan harga yang signifikan pada semua jenis cabai dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

​Berdasarkan data per 21 Desember 2025, harga cabai merah keriting tercatat turun sebesar 7,82 persen menjadi rata-rata Rp55.734 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya.

Hal yang sama terjadi pada cabai rawit merah yang turun 6,03 persen menjadi Rp66.713 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah besar juga mengalami penurunan sebesar 7,61 persen dan kini berada di kisaran Rp49.847 per kilogram secara nasional.

​Penurunan harga ini merupakan hasil dari upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi dari daerah sentra produksi ke wilayah konsumen. Salah satu strategi yang dilakukan adalah memanfaatkan armada udara logistik untuk mengangkut hasil panen cabai dari daerah seperti Aceh langsung ke Jakarta.

Langkah ini diambil untuk memastikan hasil jerih payah petani terdistribusi dengan baik dan tidak mengalami kerugian akibat kendala transportasi di daerah terdampak bencana.

​Proyeksi Neraca Pangan bulan Desember 2025 juga menunjukkan adanya peningkatan produksi bulanan untuk cabai besar sebesar 22,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Total produksi cabai besar diperkirakan mencapai 127,8 ribu ton, sementara cabai rawit diperkirakan menyentuh angka 108,6 ribu ton. Jumlah ini dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional yang berada di kisaran 76 hingga 78 ribu ton per bulan.

​Pemerintah optimistis bahwa stok cabai nasional akan tetap aman hingga penghujung tahun 2025. Estimasi stok akhir tahun untuk cabai besar berada pada angka 63,4 ribu ton dan cabai rawit di kisaran 49,3 ribu ton.

Dengan ketersediaan pasokan yang melampaui angka kebutuhan tersebut, stabilitas harga diharapkan dapat terus terjaga bagi masyarakat luas selama masa libur akhir tahun. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.