EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Sambut Kepulangan Fosil Homo Erectus Manusia Jawa

442
×

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Sambut Kepulangan Fosil Homo Erectus Manusia Jawa

Sebarkan artikel ini

Jakarta, analisapublik.id – Fosil Homo erectus yang tersohor dengan julukan “Java Man” atau Manusia Jawa, kini telah resmi kembali ke tanah air. Koleksi bersejarah yang sebelumnya berada di Belanda tersebut saat ini mulai dipamerkan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

​Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (18/12), Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa artefak berharga ini diserahkan langsung oleh Marc Beukenboom, Direktur Naturalis Biodiversity Center Belanda.

​Fosil yang termasuk dalam koleksi paleoantropolog Eugene Dubois ini terdiri dari beberapa bagian penting, yakni:

  • ​Tulang paha (femur)
  • ​Gigi geraham
  • ​Tempurung tengkorak

​”Hari ini kita menandai momen bersejarah kembalinya ‘Manusia Jawa’ ke Nusantara. Kepulangan mahakarya yang merupakan bagian dari 28.131 fosil koleksi Dubois ini mengembalikan akar budaya ke tanah tempat kisah ini bermula,” ujar Fadli Zon.

​Ia menambahkan bahwa fosil-fosil tersebut akan menjadi bagian dari pameran permanen di Ruang Kertajasa, Gedung A Museum Nasional Indonesia. Terkait ribuan koleksi Dubois lainnya, pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menempatkan sebagian artefak di Museum Sangiran, Jawa Tengah.

​Sementara itu, Marc Beukenboom menekankan bahwa koleksi ini memiliki peran krusial dalam ilmu pengetahuan global. “Artefak ini memberikan wawasan baru tentang asal-usul dan sejarah kita, serta memberikan pengaruh besar bagi cara kita memahami evolusi manusia,” tuturnya.

​Beukenboom berharap repatriasi ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Indonesia dan Belanda, khususnya di bidang sains dan kebudayaan. “Saya percaya ini adalah langkah awal menuju masa depan di mana kita terus bekerja sama dalam penelitian dan memperkuat ikatan budaya. Anda bisa mengandalkan kami,” pungkasnya.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.