HeadlinePemerintahan

Peringatan Hari Anti Korupsi , Menhub Dudy Ingatkan Jajaran Kemenhub Wajib Bekerja Keras dengan Jaga Kepercayaan Publik

257
×

Peringatan Hari Anti Korupsi , Menhub Dudy Ingatkan Jajaran Kemenhub Wajib Bekerja Keras dengan Jaga Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, analisapublik.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengajak seluruh jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat. Menhub Dudy menegaskan, setiap direktorat, unit pelayanan teknis (UPT), petugas, dan setiap pimpinan harus bekerja keras dengan bersih, bahkan jika itu jauh dari publikasi.

Pernyataan ini disampaikan Menhub Dudy pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

“Penguatan budaya bersih, transparan, dan melayani adalah agenda yang tidak pernah boleh berhenti,” ujar Menhub Dudy.

Integritas sebagai ‘Urat Nadi’ Transportasi
Menhub menekankan bahwa bidang transportasi secara fundamental terkait dengan kepercayaan masyarakat. Di sektor darat, laut, udara, dan kereta api—yang menyangkut hajat hidup orang banyak—jutaan orang setiap hari menggantungkan keselamatan dan kelancaran hidupnya kepada integritas dan kejujuran petugas.

Ia memberikan contoh nyata tentang makna antikorupsi yang harus dihidupi oleh jajaran Kemenhub:

“Saat seorang petugas memberi layanan dengan niat baik, itulah antikorupsi. Saat proses perizinan transparan dan bebas pungli, itulah antikorupsi. Saat seorang petugas lapangan melaksanakan ramp check tanpa kompromi, itulah antikorupsi.”

Menhub Dudy turut menyampaikan apresiasi atas skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kemenhub tahun 2024 yang mencapai 73,5, angka yang berada di atas rata-rata nasional. SPI merupakan survei nasional yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memotret integritas lembaga publik.

Kemenhub juga mencatat skor Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di level 3, yang menunjukkan kematangan sistem pengendalian internal yang baik, kemajuan digitalisasi perizinan, dan pengawasan internal yang semakin kuat.

“Ini menunjukkan satu hal, kita sudah di jalur yang benar tetapi harus menjaga konsistensinya,” tuturnya, berharap nilai baik ini bisa terus dipertahankan.

Menyikapi Kompleksitas Transportasi dan Bencana Sumatra
Menhub Dudy menyampaikan apresiasi khusus kepada KPK yang terus berkolaborasi dalam aksi pencegahan korupsi, serta Inspektorat Jenderal yang menjadi tulang punggung pengawasan internal Kemenhub.

Ke depan, tantangan sektor transportasi semakin kompleks, mulai dari digitalisasi perizinan, pengawasan otomatis, modernisasi pelayanan hingga penataan rantai logistik. Menhub menyebut, seluruh sistem transportasi dan teknologi canggih yang ada akan mudah runtuh jika dijalankan tanpa integritas.

“Mari menjadikan integritas sebagai cara bekerja, bukan sekadar kampanye. Mari jadikan budaya bersih ini sebagai bagian dari martabat kita sebagai pelayan publik,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Menhub Dudy juga menyampaikan duka cita atas bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia memastikan perbaikan sejumlah simpul transportasi yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra telah bergerak cepat.

“Di Medan dan Aceh kemarin, saya melihat langsung bagaimana jajaran Kementerian Perhubungan bergerak cepat bersama petugas kementerian dan lembaga lainnya. Di situ terlihat bahwa transportasi bukan sekadar sistem, tapi urat nadi kemanusiaan. Dalam situasi apa pun, tetap akan berurusan dengan hajat hidup masyarakat banyak,” ungkapnya.

(Res)

 

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.