Banyuwangi, analisapublik.id – Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, mengapresiasi tinggi atas terbentuknya Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi. Rumah ini dinilai sebagai wadah aliansi organisasi mahasiswa dan menjadi simbol sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan di wilayah tersebut.
Rumah Kebangsaan ini menghimpun lintas organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Dalam peresmian, Kapolresta Rama mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. “Mahasiswa adalah agen perubahan. Apa pun aspirasi yang sifatnya membangun, akan kami dukung,” tegas Kombes Pol Rama Samtama Putra.
Senada dengan Kapolresta, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berharap mahasiswa Cipayung Plus memanfaatkan Rumah Kebangsaan untuk melahirkan gagasan solutif atas berbagai persoalan daerah. Bupati Ipuk menekankan peran besar generasi muda dalam menciptakan perubahan dan pentingnya sinergi dengan pemerintah demi masa depan Banyuwangi yang lebih baik.
“Gunakan tempat ini untuk melahirkan ide dan solusi atas berbagai persoalan Banyuwangi. Insya-Allah kalau semua berjalan bersama, ide dari anak muda bisa jadi kekuatan besar untuk kemajuan Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.
Koordinator Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi, Muhammad Haddad Alwi Nasyafiallah, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya rumah kebangsaan yang diklaim sebagai satu-satunya di tingkat kabupaten di Jawa Timur ini.
“Gabungan mahasiswa Cipayung Plus berkomitmen siap berpartisipasi aktif bersama pemerintah dan Forkopimda menjaga keharmonisan serta keutuhan Banyuwangi,” kata Haddad.
Peresmian ini turut dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825/ Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, dan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso ( wa/ar)