Bogor, analisapublik.id — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa proses hukum terhadap tujuh anggota kepolisian yang terlibat insiden sopir ojek online (ojol) terlindas kendaraan taktis akan dilakukan secara cepat dan transparan.
”Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan dilaksanakan secara maraton. Kemarin sudah disampaikan, dalam waktu satu minggu sidang etik harus siap digelar,” kata Kapolri, Sabtu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Listyo, penyelesaian kasus ini menjadi prioritas utama untuk memberikan kepastian hukum dan menjawab keresahan publik. Ia menegaskan, selain sidang etik, tidak menutup kemungkinan akan ada langkah hukum lain jika ditemukan kesalahan yang harus diproses secara tegas.
Polri juga membuka ruang bagi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan lembaga hukum terkait untuk memantau proses penanganan kasus ini.
”Ini penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami serius menindaklanjuti kasus yang menimbulkan korban jiwa tersebut,” ujar Kapolri.
Dengan penyelesaian yang cepat dan terbuka, Kapolri berharap kegelisahan di tengah masyarakat dapat mereda. “Ke depan, kami pastikan langkah penegakan disiplin akan berjalan tegas sekaligus memberikan rasa keadilan,” pungkasnya. ( wa/ar)











