EkbisGaya HidupHeadline

Kota Madiun Siapkan Dapur Sehat untuk Program Makan Bergizi Gratis

464
×

Kota Madiun Siapkan Dapur Sehat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

Madiun, analisapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah gencar menyiapkan infrastruktur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wali Kota Madiun, Maidi, memantau langsung kesiapan sejumlah aset pemkot yang akan dialihfungsikan menjadi Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Memanfaatkan Aset yang Ada
Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk mempercepat pemenuhan 16 dapur sehat SPPG yang dibutuhkan di Kota Madiun. “Agenda hari ini menyiapkan dapur MBG dari sejumlah aset yang ada. Insya Allah terpenuhi,” ujarnya.
Beberapa lokasi yang sedang dicek untuk dijadikan SPPG antara lain gedung di Kelurahan Sogaten, bekas Pasar Ikan, bekas SDN 2 Rejomulyo, dan Guest House Pemkot Madiun. Dengan memanfaatkan gedung-gedung yang kurang terpakai, pemkot dapat menghemat biaya pembangunan dan hanya perlu melakukan rehabilitasi sesuai kebutuhan. “Sengaja tidak bangun baru agar lebih efisien,” jelas Maidi.
Target Operasi Bulan Oktober
Maidi menargetkan pembangunan 16 SPPG selesai dalam 45 hari ke depan, sehingga dapat mulai beroperasi pada bulan Oktober. Saat ini, sudah ada tiga dapur sehat yang beroperasi, sementara beberapa lainnya sedang dalam proses pembangunan.
Setelah melakukan pengecekan, Maidi meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti dan mempercepat pembangunan. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkot Madiun dalam mendukung kesuksesan program MBG, khususnya di wilayah Kota Madiun.
Program Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun menargetkan sekitar 51 ribu siswa. Jumlah ini belum termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang juga akan menjadi sasaran program ini.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.