Lamongan, analisapublik.id-Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Lamongan melaporkan bahwa destinasi wisata religi di wilayah pesisir utara (pantura) menjadi magnet utama selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Makam Maulana Ishaq dan Makam Sunan Drajat mencatatkan angka kunjungan yang fantastis, yakni menembus lebih dari 70 ribu wisatawan.
Secara rinci, Makam Maulana Ishaq di Desa Kemantren menempati posisi tertinggi dengan 36.844 pengunjung, disusul oleh Makam Sunan Drajat yang menarik 33.646 wisatawan. Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, menjelaskan bahwa dominasi wilayah pantura ini tidak hanya berasal dari wisata religi, tetapi juga didukung oleh keberagaman objek wisata alam, edukasi, dan buatan lainnya.
Peningkatan jumlah pengunjung juga terlihat di beberapa titik populer seperti Goa Maharani Zoo yang mencatat 9.457 kunjungan, Pantai Klayar dengan 6.851 pengunjung, serta Pantai Kutang di Kecamatan Brondong. Hingga akhir Desember 2025, total kunjungan wisatawan di seluruh Kabupaten Lamongan mencapai 89.950 orang, di mana sebagian besar terkonsentrasi di kawasan pantura.
Lonjakan angka kunjungan ini diyakini berkaitan erat dengan semakin mudahnya akses transportasi. Kehadiran layanan Bus Trans Jatim Koridor IV (Paciran-Bunder Gresik) dan Koridor VII (Terminal Lamongan-Terminal Paciran) menjadi faktor krusial yang memudahkan mobilitas wisatawan menuju objek wisata.
Meski pantura menjadi primadona, pemerintah daerah memastikan bahwa pengembangan destinasi wisata sejarah dan keluarga di wilayah Lamongan lainnya tetap menjadi prioritas sebagai alternatif tujuan wisata yang menarik. ( ar/wa)






