BANTEN – analisapublik.id | Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1446 Hijriah/2026, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis infrastruktur di Provinsi Banten, Sabtu (14/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jalan nasional, jalan tol, rest area, akses pelabuhan, hingga posko layanan mudik dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Peninjauan difokuskan pada jalur penghubung utama Pulau Jawa dan Sumatera yang setiap musim Lebaran diproyeksikan mengalami peningkatan volume kendaraan signifikan. Banten menjadi salah satu simpul vital karena berfungsi sebagai pintu gerbang penyeberangan antarpulau.
Dalam keterangannya, Diana Kusumastuti menegaskan bahwa kemantapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan pemudik. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung beroperasi optimal selama periode arus mudik dan arus balik 2026.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Rest Area KM 13 Ruas Tol Jakarta–Tangerang. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kapasitas parkir, fasilitas sanitasi, SPBU, serta layanan umum lainnya siap menampung lonjakan pengguna jalan yang bergerak menuju arah barat, terutama ke Pelabuhan Merak untuk penyeberangan ke Sumatera.
Selain itu, akses menuju Pelabuhan Bandar Bakau Jaya juga menjadi perhatian. Pemerintah memastikan kondisi kemantapan jalan tetap terjaga guna mendukung kelancaran arus kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun distribusi logistik selama masa Lebaran.
Peninjauan berikutnya dilakukan di Posko Bina Marga Kementerian PU PPK 1.2 di Simpang Gerem Exit Tol Merak. Posko ini disiapkan sebagai pusat layanan informasi, titik respons cepat terhadap potensi gangguan infrastruktur, serta fasilitas pendukung bagi pengguna jalan nasional di wilayah Banten. Keberadaan posko dinilai strategis karena berada di jalur utama menuju kawasan pelabuhan.
Dalam agenda tersebut, Wakil Menteri PU didampingi Direktur Preservasi Wilayah I, Kepala Balai Kementerian PU di Banten, serta jajaran pemangku kepentingan daerah. Koordinasi antarinstansi ditegaskan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh ruas jalan nasional dan akses pendukung di Banten berada dalam kondisi mantap sebelum puncak arus mudik.
Sebagai wilayah yang menaungi Pelabuhan Merak, Banten memiliki peran strategis dalam arus transportasi Jawa–Sumatera. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur jalan, rest area, dan akses pelabuhan menjadi prioritas pemerintah guna meminimalisasi potensi kemacetan serta gangguan perjalanan selama periode Lebaran 2026.
Pemerintah memastikan seluruh elemen infrastruktur dalam status siaga. Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi mendukung keselamatan serta kelancaran arus mudik dan arus balik.
Sumber: PU Bina Marga
Reporter: Rizky Maulana Pradipta
Editor: Subardi, SE






