EDITORIALHeadline

Wabup Ahmad Baharudin Bersama Wakapolres Tulungagung Tinjau Ramcek dan Tes Urine Awak Bus di Terminal Gayatri.

5826
×

Wabup Ahmad Baharudin Bersama Wakapolres Tulungagung Tinjau Ramcek dan Tes Urine Awak Bus di Terminal Gayatri.

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG – analisapublik.id | Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama unsur Forkopimda memperketat pengawasan moda transportasi darat. Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramcek) dan tes urine terhadap awak bus di Terminal Gayatri, Senin (16/03/2026).

Kegiatan ini melibatkan petugas gabungan dari Satlantas Polres Tulungagung, BNN Kabupaten Tulungagung, petugas Terminal Gayatri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Tulungagung, Dinas Kesehatan Tulungagung, serta Subdenpom V/1-6. Pemeriksaan difokuskan pada dua aspek utama, yakni kelaikan teknis armada bus dan kondisi kesehatan awak kendaraan, termasuk deteksi penyalahgunaan narkotika.

Ahmad Baharudin menegaskan bahwa ramcek dan tes urine merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh armada serta awak bus dalam kondisi prima sebelum mengangkut penumpang selama periode mudik. Pemeriksaan dilakukan guna menjamin kendaraan laik jalan serta awak bus dalam keadaan sehat sehingga mampu mengantarkan pemudik dengan aman dan selamat sampai tujuan.

Keterangan foto:
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Wakapolres Tulungagung Kompol Arie Taufan meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramcek) dan tes urine awak bus di Terminal Gayatri, Senin (16/03/2026). Kegiatan yang melibatkan Satlantas Polres Tulungagung, BNNK Tulungagung, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan Subdenpom V/1-6 tersebut dilakukan untuk memastikan armada laik jalan serta awak bus negatif narkoba menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026.

Dok: analisapublik.id

Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah armada di Terminal Gayatri, tidak ditemukan awak bus yang terindikasi mengonsumsi narkoba. Meski proses ramcek belum sepenuhnya selesai, hasil tes urine sementara menunjukkan seluruh awak bus yang diperiksa dinyatakan negatif.

Namun demikian, petugas menemukan satu unit bus yang belum dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR). Selain kekurangan tersebut, kendaraan lainnya telah memenuhi persyaratan kelaikan jalan, termasuk kelengkapan administrasi dan izin trayek. Pemerintah daerah menegaskan apabila terdapat temuan lanjutan, akan dilakukan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala BNNK Tulungagung Wasbeka Abie Yuwana menjelaskan bahwa dari 13 awak bus yang telah menjalani tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan enam parameter. Secara keseluruhan, kegiatan ini menargetkan 30 awak bus untuk dilakukan pemeriksaan sebagai bagian dari upaya antisipasi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

BNN Kabupaten Tulungagung memastikan pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan. Apabila di kemudian hari ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, langkah asesmen dan rehabilitasi akan diterapkan sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan transportasi publik pada momentum Lebaran 2026, yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat. Pengawasan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan dan kesehatan awak bus menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko kecelakaan sekaligus penguatan standar pelayanan transportasi darat di Tulungagung.

Dok: analisapublik.id
Reporter: Endi Sunaryo
Editor: Subardi, SE

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.