HeadlinePemerintahan

Pemkot Surabaya Rebut TPKAD Award 2025 Klaim Sukses Tekan Inflasi Lewat Digitalisasi E-PeKen

387
×

Pemkot Surabaya Rebut TPKAD Award 2025 Klaim Sukses Tekan Inflasi Lewat Digitalisasi E-PeKen

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam mengintegrasikan kebijakan fiskal mikro dan digitalisasi ekonomi berbuah manis. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sukses membawa pulang penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Award tahun 2025 di tingkat nasional.

Penghargaan ini menjadi penanda pengakuan pusat atas strategi Kota Pahlawan dalam mewujudkan akses keuangan yang inklusif dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di tengah ancaman inflasi.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, di Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025).

E-PeKen dan Taktik Menahan Inflasi
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa penghargaan TPKAD Terbaik se-Jawa dan Bali ini didapat berkat sejumlah upaya strategis Pemkot Surabaya. Indikator utama penilaian berfokus pada efektivitas TPKAD dalam menahan laju inflasi, menggerakkan perekonomian lokal, dan digitalisasi keuangan.

“Indikatornya bagaimana TPKD ini berjalan menahan laju inflasi, bagaimana kegiatan-kegiatan kita untuk menggerakkan perekonomian, serta bagaimana pergerakan-pergerakan kita melakukan digitalisasi terkait keuangan,” jelas Wali Kota Eri usai memimpin upacara HUT ke-80 Pemprov Jawa Timur, Minggu (12/10/2025).

Eri Cahyadi menyebut, E-PeKen—platform digitalisasi keuangan daerah yang digagas Pemkot—menjadi kunci penentu kemenangan. Platform ini berhasil memobilisasi pergerakan uang yang signifikan di tingkat akar rumput.

“Alhamdulillah Surabaya menjadi yang terbaik karena kita juga sampaikan terkait dengan E-PeKen yang sudah Rp 188 miliar sudah bergerak di sana,” tambahnya, merujuk pada volume transaksi di platform tersebut.

Inklusivitas dan Pertumbuhan Ekonomi di Atas Rata-rata
Selain digitalisasi, TPKAD Surabaya dinilai berhasil menjalankan berbagai kegiatan yang menjaga pertumbuhan ekonomi kota tetap tinggi, bahkan melebihi rata-rata provinsi maupun nasional. Upaya tersebut termasuk melindungi warga dari pinjaman ilegal, memberikan edukasi keuangan, dan menyalurkan pembiayaan melalui lembaga keuangan resmi.

Eri menegaskan, ini adalah kali pertama Pemkot Surabaya menerima penghargaan TPKAD terbaik di tingkat nasional. “Ini yang pertama. Jadi TPKD yang terbaik untuk Kota Surabaya,” tandasnya.

Keberhasilan ini didahului oleh serangkaian penilaian ketat, termasuk Virtual Assessment TPAKD Kota Surabaya yang dilakukan pada 11 Juni 2025. Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi Surabaya sebagai lokomotif ekonomi di Jawa Timur yang didukung oleh tata kelola keuangan yang inklusif dan berbasis teknologi.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.