HeadlinePemerintahan

SMA Negeri 1 Kauman Tegaskan: Tak Ada Tarikan, Semua Sukarela

1068
×

SMA Negeri 1 Kauman Tegaskan: Tak Ada Tarikan, Semua Sukarela

Sebarkan artikel ini

ANALISA PUBLIK.id ! Tulungagung — Di tengah maraknya arus informasi dan beredarnya video yang menimbulkan beragam tafsir publik, SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung memilih langkah berbeda, menjelaskan dengan terang, bukan membantah dengan emosi.

Video yang viral di media sosial itu sempat memunculkan dugaan adanya “tarikan” terhadap siswa.

Namun, pihak sekolah dengan sigap memberikan klarifikasi agar informasi tidak semakin liar dan merugikan banyak pihak.

Kepala SMA Negeri 1 Kauman, Agus Sugiarto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa tidak ada praktik pungutan liar di lingkungan sekolah yang dia Pimpin.

Menurutnya, apa yang selama ini terjadi adalah bentuk sumbangan sukarela dari orang tua siswa yang dilakukan secara transparan dan tanpa paksaan.

“Tidak ada pungutan. Yang ada hanyalah sumbangan sukarela yang telah disepakati bersama melalui rapat komite sekolah,” ujarnya.

Agus juga menjelaskan, sumbangan tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan sarana belajar yang tidak seluruhnya dapat dibiayai oleh Dana BOS.

Pihaknya menambahkan bahwa setiap bentuk kegiatan sekolah tetap mengacu pada peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan etika publik, transparansi, dan semangat gotong royong antara sekolah dan wali murid.

Kami sangat menghormati setiap masukan dari masyarakat.

Tapi penting bagi semua pihak untuk memahami konteks sebelum menyebarkan informasi. Sekolah adalah ruang pendidikan, bukan tempat untuk memperkeruh suasana,” imbuhnya.

Pernyataan resmi ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik sekaligus menjadi contoh bagaimana lembaga pendidikan bersikap dewasa dalam menghadapi sorotan publik di era digital.

Dengan sikap terbuka dan komunikasi yang jernih, SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung menunjukkan bahwa integritas dan kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga dengan transparansi, bukan pembenaran emosional.

Sementara Humas SMAN 1 Kauman Supar menambahkan dengan video yang viral mengatakan, tidak ada pungutan dalam bentuk apapun kepada siswa, menurutnya yang dimaksud adalah sumbangan sukarela dari Komite Sekolah bukan kewajiban yang harus dibayar setiap bulan.

Supar juga menjelaskan bahwa, yang namanya sumbangan itu bersifat sukarela siapa yang ingin nyumbang diterima, siapa yang tidak menyumbang juga tidak masalah, tidak ada paksaan dan tidak ada konsekuensi bagi siswa yang tidak menyumbang,” jelasnya.

SMA Negeri 1 Kauman memastikan bahwa siswa yang tidak memberikan sumbangan tetap mendapatkan hak penuh untuk mengikuti seluruh kegiatan sekolah termasuk ujian,” tambah Supar.

Tidak ada cerita siswa tidak boleh ikut ulangan atau tidak mendapatkan kartu hanya karena tidak menyumbang, kami tidak pernah seperti itu,” pungkasnya.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.