EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Sambut Tahun Baru 2026, Khofifah Imbau Pemda di Jatim Tiadakan Pesta Kembang Api

151
×

Sambut Tahun Baru 2026, Khofifah Imbau Pemda di Jatim Tiadakan Pesta Kembang Api

Sebarkan artikel ini

Surabaya, analisapublik.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya untuk tidak menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Sebagai gantinya, Khofifah mengajak masyarakat untuk menggelar doa bersama.

​Menurut Khofifah, momen pergantian tahun kali ini sebaiknya dimaknai dengan kesederhanaan dan empati. Hal ini mengingat banyaknya masyarakat di berbagai daerah yang tengah berduka akibat bencana alam.

​”Pergantian tahun 2025-2026 sepatutnya kita maknai dengan keprihatinan dan doa bersama. Saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang mengalami duka dan ujian berat akibat bencana. Sudah sepatutnya kita hadir dengan empati dan kepedulian,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (26/12).

​Wujud Solidaritas Nasional

​Imbauan tersebut merupakan bentuk solidaritas atas musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bencana tersebut telah memakan korban jiwa dan menimbulkan dampak sosial yang mendalam.

​Khofifah menegaskan bahwa doa bersama memiliki makna yang lebih kuat dibandingkan perayaan hura-hura:

  • ​Simbol Kebersamaan: Menyatukan semangat nasional di tengah duka.
  • ​Penguatan Nilai: Memperkokoh sisi spiritualitas dan kemanusiaan.
  • ​Harapan Baru: Momentum memohon perlindungan bangsa menghadapi tantangan masa depan.

​Waspada Cuaca Ekstrem

​Selain faktor empati, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan utama. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem masih mengintai Jawa Timur di akhir tahun.

​Data BMKG menunjukkan distribusi curah hujan tinggi pada periode ini:

  • ​Desember 2025: 20%
  • ​Januari 2026: 58% (Puncak musim hujan)
  • ​Februari 2026: 22%

​Melihat tingginya intensitas hujan pada Januari mendatang, menghindari kerumunan massa di ruang terbuka (seperti saat pesta kembang api) menjadi langkah mitigasi risiko yang bijak.

​Harapan untuk 2026

​Gubernur berharap tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pemerintah daerah dapat berpartisipasi aktif mengarahkan warganya pada kegiatan yang positif.

​”Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan doa, harapan, dan kepedulian. Semoga bangsa Indonesia senantiasa dilindungi, dijauhkan dari bencana, dan diberi kekuatan untuk bangkit bersama,” pungkasnya.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.