BOJONEGORO – analisapublik.id | Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyiapkan fasilitas rest area gratis bagi pemudik yang melintas selama periode Angkutan Lebaran 2026 (1447 Hijriah). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Fasilitas tersebut berlokasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor di Jalan Raya Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. Rest area ini dijadwalkan beroperasi penuh mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, mengikuti periode puncak arus mudik dan arus balik.
Rest area ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi pemudik. Sejumlah fasilitas disediakan, mulai dari area istirahat, makanan dan minuman gratis, hingga layanan kesehatan dan pengamanan.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Evie Octavia Marini, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah bekerja sama dengan Pos Pelayanan Polres Bojonegoro yang berada di lokasi yang sama, serta melibatkan berbagai instansi dan pihak swasta.
Dukungan juga datang dari sejumlah organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya yang membantu dalam penyediaan sarana dan penataan fasilitas.
Rest area berlokasi di Kecamatan Kapas dan beroperasi selama 14 hari, mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran 2026. Lokasi ini dipilih karena berada di jalur strategis yang dilalui pemudik.
Keberadaan rest area dinilai krusial untuk menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi. Dengan menyediakan tempat istirahat yang layak, pemerintah berharap pemudik dapat memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain fasilitas dasar, layanan kesehatan dan pengamanan juga disiapkan secara terpadu. BPBD, pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia, hingga organisasi radio amatir turut dilibatkan untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat.
Tenaga pendukung juga diperkuat dengan kehadiran mahasiswa magang dari Politeknik Pelayaran, sementara PLN memastikan pasokan listrik tetap stabil selama operasional berlangsung.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, rest area tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga bagian dari sistem pengamanan perjalanan Lebaran yang lebih terintegrasi.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemudik. Selain memberikan kenyamanan, kehadiran rest area gratis ini juga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Respati









