EDITORIALHeadline

Preservasi Jalan Nasional Kudus–Rembang Dikebut, PPK 3.2 Jateng Target Rampung Sebelum H-10 Lebaran

×

Preservasi Jalan Nasional Kudus–Rembang Dikebut, PPK 3.2 Jateng Target Rampung Sebelum H-10 Lebaran

Sebarkan artikel ini

KUDUS – analisapublik.id | Pemerintah mempercepat pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Nasional Pantura Kudus–Rembang untuk memastikan kondisi jalan tetap mantap menjelang arus mudik Lebaran. Penanganan dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta melalui PPK 3.2 Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Jawa Tengah.

Pejabat Pembuat Komitmen PPK 3.2 Jateng, Christianto Budi Raharjo, S.T., M.T., menegaskan percepatan pekerjaan dilakukan agar jalur utama Pantai Utara Jawa siap menghadapi lonjakan mobilitas kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Tim teknis melakukan pemantauan kondisi jalan secara rutin. Setiap titik kerusakan langsung ditangani untuk mencegah kerusakan berkembang lebih luas dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.

“Kami memastikan kondisi jalan tetap mantap. Penanganan dilakukan agar permukaan jalan tetap mulus dan tidak ada lubang sehingga perjalanan masyarakat, khususnya pemudik, dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Christianto.

Ruas Kudus–Rembang menjadi salah satu koridor transportasi penting di jalur Pantura Jawa. Jalur ini menghubungkan wilayah pesisir utara Jawa Tengah dengan kawasan timur hingga perbatasan Jawa Timur. Arus kendaraan logistik dan perjalanan antarkota yang tinggi membuat ruas ini selalu berada dalam tekanan lalu lintas yang padat setiap hari.

Pekerjaan preservasi dilakukan melalui berbagai metode pemeliharaan jalan. Penambalan atau patching diterapkan pada titik kerusakan permukaan jalan untuk menjaga kondisi perkerasan tetap stabil dan mencegah kerusakan melebar.

Selain itu, tim lapangan membersihkan bahu jalan dan melakukan pemotongan rumput di sepanjang koridor jalan.Langkah ini penting untuk menjaga jarak pandang pengendara serta meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Petugas juga melakukan pembersihan saluran drainase agar aliran air tetap lancar. Genangan air di badan jalan dapat mempercepat kerusakan lapisan perkerasan apabila tidak segera ditangani.

Pada beberapa segmen dengan intensitas kendaraan berat yang tinggi, peningkatan kualitas perkerasan turut dilakukan. Penanganan ini bertujuan menjaga daya dukung struktur jalan agar tetap kuat menghadapi peningkatan beban kendaraan selama musim mudik.

Selain pekerjaan teknis pada perkerasan, petugas juga melakukan pengecatan kerb serta penataan elemen jalan lainnya. Penataan ini membantu memperjelas batas jalan dan meningkatkan visibilitas pengendara, terutama saat malam hari.

Pekerjaan preservasi dilaksanakan melalui paket pemeliharaan rutin serta paket pekerjaan yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara. Skema pembiayaan ini digunakan pemerintah untuk menjaga kualitas layanan jalan nasional tetap optimal sepanjang tahun.

Christianto menyampaikan seluruh pekerjaan preservasi ditargetkan selesai sebelum H-10 Lebaran. Target ini disusun agar masyarakat yang memulai perjalanan mudik lebih awal sudah dapat melintasi ruas Kudus–Rembang dalam kondisi jalan yang lebih baik.

Setiap musim mudik Lebaran, jalur Pantura menjadi salah satu koridor transportasi terpadat di Pulau Jawa karena berfungsi sebagai rute utama perjalanan darat lintas provinsi. Kesiapan kondisi jalan menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan serta kelancaran arus kendaraan.

Melalui percepatan pekerjaan oleh PPK 3.2 Jawa Tengah, ruas Pantura Kudus–Rembang diharapkan siap melayani arus mudik Lebaran dengan kondisi jalan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Dok: Foto Istimewa

Reporter: Saiful Anwar

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.