EDITORIALHeadlinePemerintahan

Polda Jawa Barat Bangun Kolaborasi dengan Pondok Pesantren Cipasung

×

Polda Jawa Barat Bangun Kolaborasi dengan Pondok Pesantren Cipasung

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – analisapublik.id | Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, mengunjungi Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 27 Februari 2026 pukul 08.30 WIB. Kunjungan berlangsung terbuka dan diisi dialog bersama pengasuh, dewan guru, serta ratusan santri.

Agenda ini menjadi bagian penguatan kemitraan antara Polda Jawa Barat dan lembaga pendidikan keagamaan. Pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga stabilitas sosial masyarakat.

Kapolda hadir bersama pejabat utama Polda Jabar. Rombongan disambut jajaran pondok dan tokoh masyarakat. Pertemuan digelar di aula pesantren lalu dilanjutkan diskusi mengenai dinamika keamanan Tasikmalaya dan wilayah Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan stabilitas daerah tidak cukup bertumpu pada penegakan hukum. Keamanan harus dibangun melalui kolaborasi aktif dengan tokoh agama dan institusi pendidikan.

Ia menilai pesantren berperan penting menanamkan disiplin, toleransi, dan wawasan kebangsaan. Pendidikan berbasis akhlak menjadi fondasi menghadapi tantangan sosial seperti radikalisme, penyalahgunaan narkoba, dan penyebaran informasi menyesatkan di ruang digital.

Keterangan foto :

Foto kiri memperlihatkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Rudi Setiawan berdialog langsung dengan pengasuh Pondok Pesantren Cipasung di Tasikmalaya, Jumat 27 Februari 2026. Pertemuan berlangsung hangat sebagai bagian penguatan kemitraan kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan.

Foto kanan menunjukkan jajaran Polda Jawa Barat bersama pengasuh pesantren melaksanakan doa bersama di aula pondok. Kegiatan ini menegaskan pendekatan humanis serta sinergi keamanan berbasis kolaborasi dengan tokoh agama dan lingkungan pendidikan.

Reporter: Heri Ahmad Kurniawan
Editor: Tunggal Teja Asmara
Sumber: Humas Polda Jabar

Kapolda juga mengajak pihak pesantren memperkuat deteksi dini potensi gangguan keamanan. Komunikasi dua arah antara kepolisian dan lingkungan pendidikan dinilai mampu mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Keterangan foto :

Personel Polda Jawa Barat bersama pengasuh dan keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung berfoto bersama di Tasikmalaya, Jumat 27 Februari 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian penguatan sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun kolaborasi sosial di wilayah Jawa Barat.

Reporter: Heri Ahmad Kurniawan
Editor: Tunggal Teja Asmara
Sumber: Humas Polda Jabar

Pengasuh Pondok Pesantren Cipasung menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Komunikasi langsung dengan kepolisian dinilai memperkuat rasa saling percaya dan menjaga situasi kondusif di Tasikmalaya.

Dalam sesi dialog, santri menyoroti pentingnya literasi digital dan pemahaman kebangsaan. Kapolda merespons dengan komitmen menghadirkan penyuluhan hukum serta edukasi keamanan siber di lingkungan pendidikan.

Kunjungan ini menegaskan pendekatan humanis menjadi prioritas Polda Jawa Barat. Sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan pesantren diharapkan memperkuat ketahanan sosial serta mendukung pembangunan daerah.

Reporter: Heri Ahmad Kurniawan
Editor: Tunggal Teja Asmara
Sumber: Humas Polda Jabar

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.