EDITORIALHeadline

Perbaikan Geometrik Ruas Singaraja–Mengwitani Dikebut, BBPJN Jatim–Bali Perkuat Keselamatan dan Konektivitas Wilayah

1872
×

Perbaikan Geometrik Ruas Singaraja–Mengwitani Dikebut, BBPJN Jatim–Bali Perkuat Keselamatan dan Konektivitas Wilayah

Sebarkan artikel ini

BALI – analisapublik.id | Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional terus diperkuat pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali. Penanganan terkini difokuskan pada ruas batas Kota Singaraja–Mengwitani di Provinsi Bali, yang selama ini berperan sebagai koridor utama penghubung kawasan utara dan selatan pulau dengan mobilitas lalu lintas yang tinggi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi Bali dengan pendekatan teknis yang menitikberatkan pada pembangunan jalan sekaligus perbaikan geometrik di sejumlah titik kritis. Intervensi ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan standar keselamatan jalan, khususnya pada segmen-segmen yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi akibat kondisi geometrik yang belum optimal.

Penyesuaian geometrik yang dilakukan mencakup perbaikan tikungan, peningkatan elevasi, serta pelebaran badan jalan pada titik-titik tertentu. Langkah ini dirancang untuk meningkatkan stabilitas kendaraan saat melintas, memperbaiki visibilitas pengemudi, serta menciptakan ruang gerak yang lebih aman bagi arus lalu lintas dua arah. Karakteristik ruas Singaraja–Mengwitani yang melintasi wilayah dengan kontur beragam, mulai dari pesisir hingga perbukitan, menjadi salah satu faktor utama yang melatarbelakangi pentingnya penanganan ini.

Secara konstruksi, pekerjaan terbagi ke dalam dua segmen utama. Pada Segmen SC 9–10 Paket 1, pembangunan meliputi jalan sepanjang 931,5 meter serta jembatan dengan total panjang 593,5 meter. Sementara itu, pada Segmen SC 9–10 Paket 2, pekerjaan mencakup pembangunan jalan sepanjang 880 meter dan jembatan sepanjang 220 meter. Pembangunan jembatan pada kedua segmen ini menjadi bagian integral dalam menjaga kesinambungan jalur sekaligus meningkatkan daya dukung struktur terhadap beban lalu lintas.

Seiring progres pekerjaan yang terus berjalan, proyek ini diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan konektivitas wilayah. Perbaikan struktur dan geometrik jalan diharapkan mampu mengurangi hambatan perjalanan, memperlancar distribusi logistik, serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh antarwilayah di Bali.

Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur ini juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses transportasi. Dengan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman, mobilitas orang dan barang dapat berlangsung lebih optimal, sekaligus memperkuat peran ruas Singaraja–Mengwitani sebagai jalur strategis dalam sistem jaringan jalan nasional.

Pemerintah melalui BBPJN Jatim–Bali menargetkan ruas ini dapat berfungsi secara maksimal tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai infrastruktur transportasi yang memenuhi standar keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan dalam jangka panjang.

Sumber: PU Jalan Jatim-Bali

Reporter: Komang Adi

Editor: Kiki Juanda, SE

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.