HeadlinePendidikan

Pemprov Jatim Gelar Gerakan Pangan Murah di 962 Titik seluruh Jawa Timur

345
×

Pemprov Jatim Gelar Gerakan Pangan Murah di 962 Titik seluruh Jawa Timur

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, TNI Kodam V Brawijaya, dan Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 962 titik di Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari GPM serentak di 7.285 kecamatan yang tersebar di 38 provinsi seluruh Indonesia.

Pelaksanaan GPM serentak ini dipimpin langsung oleh Dirut Perum Bulog, Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Perdagangan RI, dan Menteri Pertanian RI dari Jakarta.

Di Kota Surabaya, acara GPM ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serta Pimpinan Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A. Acara berlangsung di Lapangan Flores, Jalan Lombok, Ngagel, Kecamatan Wonokromo, pada Sabtu (30/8/2025).

Khofifah mengatakan bahwa distribusi Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) diharapkan dapat lebih maksimal, terutama di pasar-pasar tradisional. Ia menjelaskan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras Medium sebesar Rp13.500 per kg, sementara HET beras SPHP adalah Rp12.500 per kg.

“Oleh karena itu kita harapkan lebih maksimal diproses distribusinya di semua pasar-pasar tradisional dan proses apply klik SPHP-nya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keamanan dalam distribusi, keterjangkauan harga, dan ketersediaan stok yang aman. Saat ini, penyaluran Beras SPHP di Jawa Timur telah mencapai 173 ribu ton.

Bulog Salurkan Ribuan Ton Beras
Sementara itu, Langgeng Wisnu A menyampaikan bahwa Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menyalurkan sebanyak 4.863 ton Beras SPHP melalui 962 titik. Penyaluran ini melibatkan berbagai instansi, antara lain:

  • Kantor Kecamatan (654 titik, 3.639 ton)
  • Polri (16 titik, 42 ton)
  • TNI (129 titik, 630 ton)
  • PTPN (8 titik, 4,9 ton)
  • PT POS (6 titik, 12 ton)
  • 149 titik lainnya (534 ton)

“Dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak ini, kami berharap harga beras medium di Jawa Timur segera turun dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Langgeng.

(Res)

 

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.