HeadlinePemerintahan

Pemkab Cilacap Dorong Pembinaan Olahraga Prestasi Dan Berdaya Saing

257
×

Pemkab Cilacap Dorong Pembinaan Olahraga Prestasi Dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menolak menyerah pada keterbatasan. Di tengah grafik prestasi yang sempat fluktuatif, Pemkab Cilacap kini memilih jalan evaluasi total untuk merombak tata kelola olahraga prestasi mereka.

Langkah ini bukan sekadar urusan memburu medali, melainkan bagian dari misi besar pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing. Lewat program kerja yang diklaim lebih terukur, Cilacap ingin memastikan tiap sen anggaran berbanding lurus dengan raihan trofi.

Bidikan Realistis Bupati Syamsul

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyadari bahwa prestasi tak bisa lahir dari manajemen yang ala kadarnya. Dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Cilacap 2025 yang digelar di Aston Inn Cilacap, Selasa (30/12/2025), Syamsul melempar pesan kuat: perencanaan harus realistis namun berbasis potensi.

“Prestasi yang telah diraih pada tahun 2025 perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Evaluasi menjadi kunci untuk mengetahui kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan,” ujar Syamsul dengan nada tegas.

Bagi Syamsul, olahraga adalah instrumen pembentuk karakter. Disiplin dan sportivitas yang tertanam pada atlet muda adalah investasi jangka panjang daerah. Namun, ia menekankan bahwa ekosistem ini butuh sokongan profesional—mulai dari pelatih bersertifikasi hingga wasit yang mumpuni.

Melawan Keterbatasan Anggaran dengan Kolaborasi

Satu isu klasik yang membayangi adalah soal “kantong” daerah. Syamsul mengakui anggaran pemerintah memiliki batasan. Namun, keterbatasan bukan alasan untuk mandek. Ia menantang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cilacap dan seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) untuk lebih kreatif.

Syamsul mendorong adanya inovasi melalui kolaborasi dengan dunia usaha serta partisipasi aktif masyarakat. Harapannya, cabor tidak hanya bergantung pada “infus” APBD, tetapi mampu membangun kemandirian organisasi.

“Meskipun sempat terjadi penurunan peringkat, kami tetap optimistis. Setiap cabang olahraga perlu didorong agar potensinya dimaksimalkan melalui pembinaan yang tepat dan berkesinambungan,” tambahnya.

Mengisi Kalender Daerah dengan Kompetisi

Guna memanaskan mesin prestasi, Pemkab Cilacap berencana merombak kalender kegiatan daerah. Jika selama ini agenda publik didominasi oleh festival seni dan budaya, ke depan Syamsul menginginkan kompetisi olahraga memiliki porsi yang sama besarnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan para atlet tidak kehilangan jam terbang. Kompetisi yang rutin diharapkan menjadi wadah “seleksi alam” bagi talenta-talenta muda lokal sebelum terjun ke kancah nasional maupun internasional.

Dengan sinergi lintas pihak dan perencanaan yang lebih matang, Cilacap menaruh harapan besar: olahraga prestasi akan menjadi pengungkit kebanggaan daerah, sekaligus melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan siap bertarung di segala medan. (Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.