EDITORIALEkbis

Pemeliharaan Berkala Jalan Batas Kota Pasuruan–Kejayan Senilai Rp4,3 Miliar Dikebut, Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Mobilitas

3218
×

Pemeliharaan Berkala Jalan Batas Kota Pasuruan–Kejayan Senilai Rp4,3 Miliar Dikebut, Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Mobilitas

Sebarkan artikel ini

Pasuruan – analisapublik.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga terus memperkuat kualitas infrastruktur jalan guna menunjang konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Batas Kota Pasuruan–Kejayan yang saat ini tengah berlangsung di Kabupaten Pasuruan.

Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut dilaksanakan pada ruas jalan dengan nomor link 35.064 yang menghubungkan kawasan perkotaan Pasuruan dengan wilayah Kejayan. Ruas ini merupakan jalur strategis yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Proyek yang berada di bawah tanggung jawab UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Probolinggo itu mencakup pelapisan ulang aspal (overlay), rekondisi jalan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan, serta pembangunan dan perbaikan sistem drainase guna meningkatkan fungsi jalan dan mengurangi potensi genangan air saat musim hujan.

Lokasi penanganan berada pada Kilometer Surabaya 62+854 hingga Kilometer Surabaya 64+579 dengan total panjang pekerjaan sekitar 1,7 kilometer di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Pelaksanaan proyek dimulai sejak 9 April 2025 dan dijadwalkan selesai pada 5 September 2025 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. Setelah pekerjaan rampung, penyedia jasa juga diwajibkan menjalani masa pemeliharaan selama 365 hari guna menjamin kualitas hasil pekerjaan.

Kepala UPT PJJ Probolinggo, Ir. Agus Hari Purnomo, ST., MT., menjelaskan bahwa pemeliharaan berkala dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap dan aman digunakan masyarakat.

Menurutnya, ruas Batas Kota Pasuruan–Kejayan memiliki peran penting sebagai salah satu akses utama yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah-wilayah penyangga di Kabupaten Pasuruan serta jalur menuju Malang dan daerah sekitarnya.

“Jalan ini tidak hanya dilalui kendaraan pribadi, tetapi juga kendaraan niaga dan angkutan umum yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemeliharaan rutin sangat diperlukan agar kondisi jalan tetap nyaman dan aman dilalui,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dari aspek keselamatan, pemeliharaan jalan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh kerusakan jalan seperti lubang, permukaan yang tidak rata, maupun saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.

Sementara dari sisi ekonomi, kondisi jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa, mengurangi biaya transportasi, serta meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.

“Dengan infrastruktur yang lebih baik, kami berharap pertumbuhan ekonomi lokal dapat terus meningkat secara berkelanjutan,” katanya.

Pengawasan teknis lapangan dilakukan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasuruan, Ir. Rino Wahyu Pamungkas, ST., MT., sedangkan pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada PT Puncak Jaya Konstruksi melalui sistem kontrak harga satuan.

Nilai kontrak pekerjaan mencapai sekitar Rp4,3 miliar yang bersumber dari DPPA-SKPD Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan, UPT PJJ Probolinggo menerapkan pengawasan secara ketat mulai tahap perencanaan, pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan.

Setiap material yang digunakan terlebih dahulu melalui proses pengujian laboratorium. Selain itu, tim teknis secara rutin melakukan pengawasan lapangan dan evaluasi terhadap kinerja penyedia jasa guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat guna, dan tepat waktu.

“Tujuan kami bukan hanya menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, tetapi juga memastikan hasilnya berkualitas dan memiliki umur layanan yang panjang,” tegas Agus.

Selain mengapresiasi kinerja penyedia jasa yang dinilai kooperatif selama pelaksanaan proyek, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang turut mendukung kelancaran pekerjaan.

Agus berharap masyarakat dapat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase serta menghindari penggunaan kendaraan bermuatan berlebih yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Jalan yang baik adalah aset bersama. Karena itu perlu dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Manfaat proyek ini juga dirasakan langsung oleh warga sekitar. Salah seorang warga, Lukman Aryadi, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang sebelumnya rusak dan sering menyebabkan kecelakaan kini jauh lebih baik setelah dilakukan perbaikan.

“Dulu banyak pengendara yang jatuh karena jalan tidak rata. Sekarang sudah diperbaiki dan sangat membantu masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebut perbaikan gorong-gorong dan saluran drainase telah mengurangi genangan yang sebelumnya sering terjadi saat hujan deras.

“Dulu ketika banjir kami harus memutar jalan. Sekarang akses menjadi lebih lancar dan sangat membantu aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Mewakili warga Desa Pleret dan Warungdowo, Lukman bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian yang diberikan terhadap peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut.

Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan sesuai target, proyek pemeliharaan berkala Jalan Batas Kota Pasuruan–Kejayan diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.