Kediri., analisapublik.id – Warga Kota Kediri tumpah ruah di Jalan Dhoho untuk merayakan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI dengan cara yang unik: mengikuti berbagai lomba bernuansa tempo dulu. Acara ini tak hanya membangkitkan semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi jembatan nostalgia yang mempererat kebersamaan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali, menyatakan kegembiraannya bisa menyapa langsung masyarakat. “Lomba-lomba ini kami gelar sebagai ajang nostalgia betapa serunya permainan zaman dulu. Menang kalah itu biasa, yang terpenting kami berbahagia dengan masyarakat,” ujar Vinanda.
Antusiasme warga sangat luar biasa. Total ada 12 jenis lomba yang bisa diikuti oleh anak-anak hingga dewasa, termasuk yang paling menarik perhatian seperti trenggiling kardus, nyunggi tampah, dan balap karung.
Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dan mendukung cita-cita Kota Kediri sebagai D’CITO (Kediri City Tourism). “Orang bisa datang berkunjung ke Kota Kediri melihat serunya perlombaan zaman dulu,” katanya.
Menurut Ketua Panitia Endang Kartikasari, acara ini adalah hasil kolaborasi 12 organisasi perangkat daerah (OPD) dan turut menggerakkan perekonomian lokal karena banyak UMKM yang ikut berjualan. Hadiah pun tak hanya diberikan untuk pemenang, tetapi juga untuk semua peserta sebagai bentuk apresiasi.
Seorang peserta, Cinta, mengaku sangat senang bisa bernostalgia. “Lomba ini unik dan baru pertama kali saya ikuti. Senang sekali, tadi dapat hadiah dari Mbak Wali dan rasanya jadi lebih dekat,” ungkap warga Kelurahan Dandangan ini.
Kemeriahan perayaan semakin lengkap dengan adanya Gerakan Pangan Murah dari Polres Kediri Kota ( wa_ar)