EDITORIALHeadline

Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 Berakhir Sukses, Tuan Rumah Sabet Juara Umum

691
×

Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 Berakhir Sukses, Tuan Rumah Sabet Juara Umum

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 resmi ditutup dengan capaian positif, menandai berakhirnya rangkaian kompetisi bela diri yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga instrumen strategis dalam penguatan pembinaan atlet di tingkat daerah.

Penutupan kejuaraan yang diikuti atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur tersebut berlangsung dengan suasana kompetitif dan antusiasme tinggi. Hasil akhir menempatkan Kota Surabaya sebagai juara umum, sekaligus mempertegas dominasi tuan rumah dalam cabang olahraga muaythai.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menyatakan bahwa pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan menunjukkan tren peningkatan kualitas atlet secara signifikan.

“Kejuaraan ini berlangsung sukses dan kompetitif. Atlet-atlet Surabaya menunjukkan performa yang membanggakan. Ini menjadi indikator positif dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran atlet dari berbagai daerah memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pertandingan. Selain sebagai kompetisi, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana uji tanding (sparring) untuk mengukur kesiapan atlet, khususnya dari Surabaya.

“Partisipasi atlet dari berbagai daerah meningkatkan standar pertandingan. Ini penting untuk mengukur kemampuan sekaligus melakukan evaluasi teknis menjelang Porprov 2027,” jelasnya.

Dari aspek pembinaan, Indriatno menekankan bahwa perkembangan muaythai di Surabaya menunjukkan akselerasi yang konsisten. Hal tersebut ditopang oleh sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, serta pelatih dalam menjalankan program pembinaan berkelanjutan.

“Meski tergolong cabang olahraga yang relatif baru, muaythai berkembang cukup pesat di Surabaya. Ini tidak lepas dari konsistensi pembinaan dan dukungan berbagai pihak,” tambahnya.

Keberhasilan Surabaya meraih juara umum dalam kejuaraan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berorientasi prestasi.

Sebagai bentuk keberlanjutan, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat dukungan terhadap atlet, termasuk melalui skema beasiswa dan program pembinaan jangka panjang.

“Kami akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pembinaan maupun akses beasiswa bagi atlet berprestasi. Harapannya, mereka dapat terus berkembang dan membawa nama Surabaya ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Indriatno.

Dengan berakhirnya Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026, diharapkan muncul lebih banyak atlet potensial yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga prestasi di Jawa Timur.

Dok: Analisapublik.id

Reporter: Rijen Senario

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.