Headlineinfopol

Kapolri Suyudi Pimpin Sertijab PJU Mabes dan Kapolda, 23 Pati Naik Pangkat

1566
×

Kapolri Suyudi Pimpin Sertijab PJU Mabes dan Kapolda, 23 Pati Naik Pangkat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, ANALISA PUBLIK — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Kapolda, sekaligus Korps Raport kenaikan pangkat 23 perwira tinggi (Pati) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut mutasi dan rotasi perwira tinggi serta perwira menengah (Pamen) Polri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Berdasarkan telegram tersebut, sebanyak 88 Pati dan Pamen Polri mengalami mutasi dan rotasi jabatan. Dari jumlah itu, 70 personel memperoleh promosi atau dipercaya menduduki jabatan baru.

Mutasi menyentuh sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri hingga jajaran kewilayahan, termasuk pergantian pucuk pimpinan di 19 kepolisian daerah.

Selain pelantikan dan serah terima jabatan, Polri menggelar Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati terhadap 23 perwira.

Dalam keterangan resmi Polri disebutkan, 23 Pati tersebut terdiri atas tujuh perwira yang naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), 14 perwira menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), serta dua perwira menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, keterangan resmi Polri menyebut terdapat 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. Namun, daftar yang dipublikasikan hanya mencantumkan 13 nama, yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Dengan demikian, terdapat ketidaksesuaian antara jumlah yang disebutkan dalam keterangan resmi dengan jumlah nama yang tercantum dalam daftar publikasi Polri. Hingga berita ini disusun, daftar tersebut hanya memuat 13 nama untuk kategori kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol.

Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi, rotasi, serah terima jabatan, pelantikan hingga kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Sejumlah Jabatan Strategis Mabes Polri Berganti

Rotasi kali ini menyentuh sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri.

Jabatan yang mengalami pergantian antara lain Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, hingga Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Pergeseran juga mencakup jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena), Asisten Logistik (Aslog), Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM), Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam), Kadiv TIK, Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror (Kadensus 88 AT), Kadivkum, Kakortastipidkor, serta Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.

Pergantian sejumlah jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi setelah terbitnya Surat Telegram Kapolri pada 2 Oktober 2026.

19 Jabatan Kapolda Berganti

Selain jajaran Mabes Polri, mutasi juga mencakup pergantian pimpinan di 19 kepolisian daerah.

Jabatan Kapolda yang mengalami pergantian meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dipercaya menjadi Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Nanang selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Penunjukan tersebut membawa Dekananto kembali bertugas di Jawa Timur. Sebelumnya, jenderal bintang dua asal Bojonegoro itu pernah menjabat Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim sebelum mengemban sejumlah penugasan strategis hingga menjadi Wakapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Pasma Royce yang sebelumnya berpangkat Brigjen Pol dan menjabat Wakapolda Jatim mendapat promosi sebagai Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Dalam rangkaian Korps Raport yang sama, Pasma Royce juga tercantum sebagai salah satu perwira yang naik pangkat menjadi Irjen Pol.

Pergantian pucuk pimpinan di 19 Polda tersebut menjadi bagian dari rotasi besar pada awal kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

Johnny mengatakan seluruh personel yang mendapat amanah baru maupun kenaikan pangkat diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di tingkat Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Reporter: Bhayu Indarto

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.