EkbisHeadlinePemerintahanPeristiwa

Jaringan Listrik Lumajang Pulih 100% Pasca-Erupsi Semeru, PLN Perkuat Komitmen Pemulihan ​

×

Jaringan Listrik Lumajang Pulih 100% Pasca-Erupsi Semeru, PLN Perkuat Komitmen Pemulihan ​

Sebarkan artikel ini
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

Lumajang, analisapublik.id PT PLN (Persero) memastikan jaringan listrik di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah pulih total 100% pasca-bencana erupsi Gunung Semeru. Pemulihan ini memastikan kebutuhan energi warga kembali aman.

​Berdasarkan laporan resmi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Jember, seluruh jaringan listrik yang terdampak telah kembali normal pada Minggu, 23 November 2025, pukul 12.38 WIB. Pencapaian ini menegaskan komitmen PLN untuk mempercepat pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak.

​”Pulihnya jaringan listrik bukan hanya soal teknis, tetapi bagian dari pemulihan kehidupan warga yang terdampak erupsi bencana Semeru,” ujar Kepala UP3 PLN Jember, Sendy Rudianto.

​Ia menjelaskan, listrik yang kembali menyala menjadi penopang utama bagi berbagai fasilitas vital, termasuk posko pengungsian, dapur umum, fasilitas kesehatan, komunikasi darurat, dan layanan pemerintahan yang mendukung pemulihan sosial ekonomi masyarakat.

​”Dengan pemulihan penuh di wilayah ULP Tempeh sebagai titik paling terdampak, PLN memastikan stabilitas kelistrikan kini berada dalam kondisi aman,” tambahnya. Langkah penguatan sistem juga terus dilakukan untuk mencegah gangguan lanjutan dan mendukung mobilitas petugas penanganan bencana di lapangan.

​Dampak dan Upaya Pemulihan

​Erupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran pada Rabu (19/11) sore menyebabkan kerusakan signifikan pada jaringan distribusi:

  • ​23 tiang tegangan menengah (TM) patah.
  • ​2 tiang tegangan rendah (TR) rusak.
  • ​1 penyulang GTT terdampak.

​Sekitar 1.134 pelanggan sempat mengalami pemadaman listrik dengan beban padam 0,06 MW. Meskipun demikian, PLN berhasil menyalakan kembali beban hingga 3,72 MW, memastikan suplai listrik untuk 33.362 pelanggan tetap aman selama masa darurat.

​Tim teknis di lapangan bekerja hampir tanpa jeda selama 4 hari. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah lokasi yang tertimbun material erupsi dan berada dalam zona merah hunian versi BPBD, di mana akses terbatas dan keamanan personel menjadi prioritas.

​Seluruh pekerjaan pemulihan berhasil dituntaskan berkat koordinasi yang solid bersama BPBD, relawan, dan pemangku wilayah setempat( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.