HeadlinePemerintahan

Jalur Baru Pendakian Gunung Prau via Campurejo Dimatangkan, Kelestarian Alam Jadi Syarat Utama

238
×

Jalur Baru Pendakian Gunung Prau via Campurejo Dimatangkan, Kelestarian Alam Jadi Syarat Utama

Sebarkan artikel ini

Surabaya, analisapublik.id – Rencana pembukaan jalur pendakian baru Gunung Prau melalui Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, kini memasuki babak baru. Alih-alih langsung memfokuskan pada infrastruktur fisik, pengelola dan warga setempat justru menitikberatkan pada aspek kelestarian lingkungan sebagai fondasi utama.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui aksi reboisasi dengan menanam sedikitnya 500 bibit pohon di kawasan hutan petak 7 wilayah Perhutani KPH Kedu Utara, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi syarat mutlak untuk memastikan ekosistem tetap terjaga sebelum jalur pendakian resmi dioperasikan.

Sekretaris Desa Campurejo, Haida Sofa, menegaskan bahwa pihaknya ingin membangun citra jalur Campurejo sebagai rute pendakian yang asri dan tetap menjaga integritas hutan.

“Penanaman ini menyasar area hutan yang tegakannya mulai jarang. Kita ingin mengembalikan kerimbunan lereng Prau. Intinya, kita siapkan alamnya dulu agar tetap hijau dan asri sebelum jalur benar-benar dibuka,” ujar Haida saat memberikan keterangan.

Gerakan reboisasi ini, menurut Haida, juga merupakan bentuk implementasi dari arahan Bupati Temanggung, Agus Setyawan. Dalam acara Nyadran Perdamaian di Desa Wates beberapa waktu lalu, Agus—yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Campurejo selama 16,5 tahun—menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

“Kami terinspirasi langkah Pak Bupati yang gencar mengingatkan soal kelestarian alam. Beliau berpesan, bahwa berdamai dengan alam sama pentingnya dengan menjaga harmoni antarmanusia,” tutur Haida.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Administratur/KKPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, ini melibatkan sekitar 250 peserta. Kolaborasi ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari unsur Perhutani, Pemerintah Desa Campurejo, relawan Basecamp Campurejo dan Wates, LMDH Safinah Rimba Abadi, hingga personel TNI dan Polri.

Melalui penanaman ini, diharapkan vegetasi hutan yang sempat rusak dapat pulih kembali. Dengan demikian, kehadiran jalur pendakian baru ini nantinya tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata daerah, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekosistem Gunung Prau untuk generasi mendatang.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.