SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mempertegas komitmennya dalam pelestarian ekosistem pesisir melalui aksi pembersihan sampah laut di kawasan wisata Pantai Dalegan, Kecamatan Panceng, Jumat (6/2/2026). Langkah kolaboratif ini diambil guna mendukung prioritas nasional sekaligus menjaga daya saing pariwisata daerah.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Aksi ini melibatkan elemen lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, hingga santri, sebagai simbol gerakan kolektif dalam menjaga ruang publik.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini menjelaskan bahwa isu lingkungan, terutama di wilayah pesisir, kini menjadi atensi strategis pemerintah pusat.
“Ini menegaskan bahwa isu kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir dan laut, bukan lagi hal kecil, melainkan prioritas nasional yang harus kita dukung secara nyata di daerah,” ujar Gus Yani di sela-sela kegiatan.
Aksi bersih pantai ini dilakukan di tengah rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan rencana kerja tahun 2027. Menurut Gus Yani, kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pengelolaan lingkungan hidup.
Ia menekankan bahwa Pantai Dalegan bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan urat nadi ekonomi warga sekitar. Oleh karena itu, menjaga keasrian pantai menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan ekonomi kreatif di Gresik.
“Jika lingkungannya bersih, masyarakat sehat, wisata berkembang, dan ekonomi bergerak. Sebaliknya, jika kita abai, dampaknya akan kembali kepada kita semua,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Gresik juga memastikan skema pengelolaan sampah laut yang kerap terbawa arus ke pesisir tetap terkendali. Gus Yani berharap aksi serupa tidak hanya berhenti di Pantai Dalegan, namun meluas ke titik-titik vital lainnya seperti kawasan wisata religi, alun-alun, hingga tempat ibadah.
“Pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tapi juga soal kenyamanan, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Aksi hari ini harus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah budaya dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Dalam agenda ini, tampak hadir Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Zam Zam Ikhwan. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini memperlihatkan soliditas pemerintah daerah dalam mengawal isu lingkungan di wilayah Gresik.
(Res)





