EDITORIALHeadline

Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Pacitan, 16 Kali Susulan Tercatat; UPT PJJ Siaga Pantau Infrastruktur

268
×

Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Pacitan, 16 Kali Susulan Tercatat; UPT PJJ Siaga Pantau Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

PACITAN | analisapublik.id — Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 magnitudo mengguncang Kabupaten Pacitan, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.06–01.07 WIB. Guncangan terasa kuat di hampir seluruh wilayah dan memicu kepanikan warga yang tengah beristirahat.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 89 kilometer dari pusat kota Pacitan, di wilayah tenggara dengan kedalaman 58 kilometer. Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, menyebut gempa tersebut tergolong dangkal sehingga getarannya cukup kuat di permukaan. Hingga laporan terakhir, tercatat 16 kali gempa susulan dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini dangkal, wajar jika terasa kuat. Sampai saat ini tidak ada potensi tsunami,” ujar Erwin dalam keterangan tertulisnya.

BPBD mencatat laporan awal adanya kerusakan pada satu hingga dua titik rumah warga. Pendataan masih berlangsung. Warga yang terdampak diminta segera melapor melalui perangkat wilayah setempat hingga ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD untuk mempercepat asesmen dan penanganan.

Erwin juga mengingatkan masyarakat pesisir agar segera menjauhi pantai dan menuju tempat lebih tinggi apabila terjadi gempa kuat, sebagai langkah antisipasi meski belum ada peringatan resmi tsunami. Secara geologis, Pacitan berada di wilayah dengan tiga sesar aktif sehingga memiliki tingkat kerawanan gempa yang relatif tinggi.

Di sisi infrastruktur, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan belum menerima laporan kerusakan pada ruas jalan provinsi di wilayah kerjanya. Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. H. Budi Harisantoso, ST, MT, menyatakan timnya disiagakan untuk memantau kondisi lapangan, terutama mengingat cuaca yang masih berubah-ubah antara hujan dan cerah.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari BPBD dan dinas terkait. Petugas lapangan tetap siaga untuk memastikan akses jalan provinsi tetap aman,” ujarnya.

Pemantauan dilakukan secara berkala guna memastikan tidak ada gangguan pada jaringan jalan dan jembatan yang menjadi akses utama mobilitas warga.

Reporter: Sutrisno

Editor: Rijen Senario

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.