BONDOWOSO – analisapublik.id | Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau Jembatan Sentong yang amblas di pusat Kota Bondowoso. Kehadiran Emil mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan penanganan berjalan cepat, terukur, dan sesuai standar teknis.
Peninjauan dilakukan bersama Bupati Bondowoso dan jajaran pemerintah kabupaten. Fokus utama sidak lapangan adalah percepatan pembangunan ulang jembatan yang menjadi penghubung vital aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di jantung kota.
Emil menegaskan, keterlambatan penanganan akan berdampak luas. Jembatan Sentong bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi simpul lalu lintas harian warga, distribusi barang, serta akses layanan publik. Gangguan di titik ini langsung terasa pada perputaran ekonomi lokal.

Keterangan Foto :
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung kondisi Jembatan Sentong yang mengalami kerusakan parah di pusat Kota Bondowoso, didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, aparat kepolisian, dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran Rp17,5 miliar untuk pembangunan ulang dengan target penyelesaian delapan bulan serta pelebaran struktur dari 9 meter menjadi 14 meter menggunakan sistem balok girder guna meningkatkan kapasitas dan keselamatan lalu lintas.
Dok: analisapublik.id
Hasil evaluasi teknis menunjukkan jembatan lama sudah tidak layak dipertahankan. Usianya mendekati satu abad. Struktur tidak lagi memenuhi standar keselamatan dan kapasitas beban kendaraan saat ini. Risiko keselamatan menjadi pertimbangan utama sehingga diputuskan pembangunan ulang total.
Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur telah menyelesaikan proses lelang. Pemenang pekerjaan sudah ditetapkan. Anggaran sekitar Rp17,5 miliar disiapkan melalui APBD Provinsi Jawa Timur. Target penyelesaian ditetapkan delapan bulan sejak kontrak efektif.

Keterangan Foto :
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berjalan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, aparat kepolisian, dan pemerintah daerah saat meninjau langsung Jembatan Sentong di Bondowoso.Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis pembangunan ulang jembatan serta menjamin konektivitas dan keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung.
Dok: analisapublik.id
Desain baru membawa perubahan signifikan. Lebar jembatan ditingkatkan dari sembilan meter menjadi empat belas meter. Peningkatan ini akan memperluas kapasitas lalu lintas dan mengurangi potensi kemacetan di pusat kota. Struktur menggunakan sistem balok girder untuk memperkuat daya dukung dan ketahanan jangka panjang.
Kepala UPT PJJ Jember Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Tutut Putro Tri Wicaksono, menjelaskan tim teknis telah melakukan kajian menyeluruh terhadap fondasi, kondisi tanah, serta superstruktur lama. Keputusan rekonstruksi diambil setelah analisis menunjukkan perbaikan parsial tidak lagi efektif secara teknis maupun ekonomis.
Perencanaan konstruksi mengacu pada standar jembatan modern dengan peningkatan kapasitas beban dan sistem pengamanan struktur. Spesifikasi ini disiapkan untuk menjawab pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat di kawasan perkotaan Bondowoso.

Keterangan Foto :
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memimpin peninjauan lapangan di kawasan Jembatan Sentong, Bondowoso, bersama unsur Forkopimda dan perangkat teknis. Pemerintah provinsi mempercepat langkah pembangunan ulang untuk memulihkan akses utama warga sekaligus menjaga stabilitas arus lalu lintas di pusat kota.
Dok: analisapublik.id
Selama masa pembangunan, Pemkab Bondowoso mempercepat pembenahan jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga. Koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dilakukan secara intensif agar distribusi barang dan aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Pemprov Jawa Timur menempatkan proyek ini sebagai prioritas strategis infrastruktur daerah. Emil menegaskan pengawasan akan dilakukan secara ketat, baik dari sisi progres fisik maupun kualitas pekerjaan.
Rekonstruksi Jembatan Sentong diharapkan tidak hanya memulihkan konektivitas, tetapi juga meningkatkan standar keselamatan dan kapasitas layanan jalan di pusat Kota Bondowoso. Targetnya jelas. Infrastruktur lebih kuat. Lalu lintas lebih lancar. Ekonomi lokal kembali bergerak stabil.
Reporter: Moh. Rifki Hidayat, Nur Hasan
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan






