Tulungagung – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan kacamata gratis kepada 232 warga yang menderita gangguan penglihatan hipermetropi atau mata plus pada Jumat.
Langkah ini diambil setelah Dinkes menemukan banyaknya keluhan penglihatan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan, menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat berusia 40 tahun ke atas terdeteksi mengalami mata plus.
Sementara itu, pada kelompok usia produktif dan pelajar, temuan didominasi oleh kelainan visus seperti mata minus. Hipermetropi sendiri merupakan kondisi kesulitan melihat objek jarak dekat yang biasanya dipengaruhi oleh faktor usia.
Tingginya angka gangguan penglihatan ini memicu kolaborasi antara berbagai kelompok masyarakat dengan Dinkes Tulungagung untuk mengadakan bantuan kacamata.
Untuk tahap awal, bantuan difokuskan pada kacamata baca bagi warga usia lanjut, sedangkan bantuan kacamata minus bagi pelajar dan usia produktif saat ini masih dalam tahap pendataan.
Data penerima bantuan ini disusun berdasarkan hasil pemeriksaan pasien di setiap puskesmas melalui program CKG. Aris berharap pembagian kacamata ini dapat menunjang aktivitas harian warga, khususnya dalam membaca dan beribadah, guna meningkatkan kualitas hidup mereka.
Setelah penyaluran kacamata baca tuntas, Dinkes berencana melanjutkan distribusi kacamata minus untuk penderita kelainan visus lainnya. ( wa/ar)







