Lombok – analisapublik.id | Masyarakat di Pulau Lombok diperkirakan akan menghadapi kondisi cuaca basah pada Selasa, 27 Januari 2026. Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Kota Mataram, sementara sebagian daerah lain di Lombok diprediksi mengalami hujan ringan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama bagi warga perkotaan dan pengelola fasilitas publik, mengingat hujan berintensitas menengah berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah titik rawan.

Pengaruh Massa Udara Lembap
Peningkatan curah hujan di wilayah Nusa Tenggara Barat tidak terlepas dari pengaruh dinamika atmosfer regional. Aliran massa udara lembap yang aktif dari wilayah perairan sekitar mendorong pertumbuhan awan hujan di Pulau Lombok, khususnya di kawasan pesisir dan pusat pemerintahan provinsi.
Situasi ini berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian, kegiatan ekonomi lokal, hingga sektor pariwisata yang masih menjadi tulang punggung perekonomian Lombok.
Rincian Prakiraan Cuaca Lombok
Berdasarkan data prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca di sejumlah wilayah strategis Lombok diperkirakan sebagai berikut :
Kota Mataram
● Kondisi cuaca: Hujan sedang
● Suhu udara: 24–31 derajat Celcius
● Kelembapan udara : 80–95 persen
Kabupaten Lombok Tengah
● Kondisi cuaca: Hujan ringan
● Suhu udara: 24–30 derajat Celcius
● Kelembapan udara : 86–94 persen
Wilayah Lombok Tengah, yang menjadi salah satu simpul transportasi udara internasional, diperkirakan hanya mengalami hujan dengan intensitas ringan. Meski demikian, tingkat kelembapan udara yang relatif tinggi mengindikasikan langit akan didominasi awan tebal hampir sepanjang hari.
Imbauan Kewaspadaan
Rentang suhu maksimum yang masih menyentuh angka di atas 30 derajat Celcius membuat kondisi udara tetap terasa lembap meskipun turun hujan. Warga yang tinggal di kawasan dengan sistem drainase terbatas diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Pemantauan kondisi cuaca secara berkala melalui kanal informasi resmi, serta langkah mitigasi sederhana seperti memastikan saluran air tetap bersih, dinilai penting untuk meminimalkan dampak hujan sedang yang berpotensi terjadi di wilayah perkotaan Lombok.
Keterangan Foto:
ILUSTRASI. Potensi hujan di wilayah Lombok pada Selasa, 27 Januari 2026.
Sumber: BMKG
Reporter: Baiq Halimah
Editor: Lalu Muhammad






