Headlineinfopol

Antisipasi Karhutla Susulan Gunung Welirang, Polres Mojokerto Siagakan 55 Personel Brimob

2904
×

Antisipasi Karhutla Susulan Gunung Welirang, Polres Mojokerto Siagakan 55 Personel Brimob

Sebarkan artikel ini

Polres Mojokerto mendirikan dua posko karhutla di Pacet dan Trawas serta menyiagakan 55 personel Brimob untuk mengantisipasi kebakaran susulan Gunung Welirang.

Mojokerto, Analisapublik.id – Polres Mojokerto Polda Jawa Timur mendirikan dua posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pacet dan Trawas dengan menyiagakan 55 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satbrimob untuk mengantisipasi kebakaran susulan di kawasan Gunung Welirang.

Kedua posko berlokasi di Jalan Raya Pacet dan sebelah timur Markas Polsek Trawas, dengan masa siaga mulai Rabu 21 Oktober hingga 27 Oktober 2026.

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, penempatan personel dilakukan sebagai langkah pencegahan menyusul kebakaran vegetasi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

“Kami tidak boleh lengah. Meskipun titik api di Tahura R. Soerjo saat ini sudah padam, potensi kebakaran susulan akibat cuaca dan angin kencang masih tinggi. Ini alasan kami menyiagakan personel Brimob,” ujar Erik.

Sebanyak 28 personel ditempatkan di Posko Pacet, sedangkan 27 personel lainnya disiagakan di Posko Trawas untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api baru.

Baca Juga:  AKBP Raden Erik Bangun Prakasa Jadi Kapolres Mojokerto, Gantikan AKBP Andi Yudha Pranata

Menurut Erik, penugasan personel akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi lapangan.

Selain penjagaan posko, Polres Mojokerto mengintensifkan patroli gabungan di sejumlah jalur yang berpotensi terdampak kebakaran.

Personel Polsek Trawas bersama BKO Brimob melakukan penyisiran jalur pendakian melalui Jolotundo, sementara Polsek Pacet memusatkan pemantauan di kawasan Gunung Pundak, Dusun Claket, yang menjadi jalur alternatif menuju lereng Gunung Welirang.

Polres Mojokerto juga menyiapkan perlengkapan pemadaman darurat untuk mendukung pergerakan petugas menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan.

Erik mengimbau pendaki, wisatawan, dan masyarakat sekitar lereng gunung agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan perapian yang belum padam, maupun membakar sampah di kawasan vegetasi kering.

Penempatan personel Brimob dan patroli gabungan tersebut difokuskan pada pencegahan serta percepatan penanganan apabila kebakaran kembali muncul di kawasan Pacet, Trawas, dan lereng Gunung Welirang.

Reporter: Bhayu Indarto

Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.