NasionalPemerintahan

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Terserap Dunia Kerja, BPVP Perkuat Kolaborasi Industri

2137
×

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Terserap Dunia Kerja, BPVP Perkuat Kolaborasi Industri

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, ANALISA PUBLIK — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan 70 persen lulusan pelatihan vokasi nasional terserap dunia kerja melalui transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan kebijakan tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke BPVP Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026).

Menurut Yassierli, transformasi diperlukan agar pelatihan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja bersertifikat, tetapi juga meningkatkan peluang lulusan memperoleh pekerjaan sesuai kompetensinya.

“Kita harus mengejar bagaimana balai-balai pelatihan ini bisa memberikan kemanfaatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Yassierli.

Penelusuran Alumni Diperkuat

Untuk mengukur keberhasilan pelatihan, Kemnaker akan menerapkan tracer study atau penelusuran alumni paling lambat dua bulan setelah peserta menyelesaikan program.

Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui tingkat kebekerjaan lulusan sekaligus mengevaluasi kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Kemnaker juga menerapkan pendekatan demand driven, yakni pelatihan berbasis kebutuhan industri melalui kolaborasi bersama perusahaan, pemerintah daerah, kawasan industri, dan badan usaha milik negara (BUMN).

BPVP Dikembangkan Jadi Pusat Inovasi

Selain memperkuat pelatihan, Kemnaker mendorong pengembangan Talent & Innovation Hub, klinik produktivitas industri, serta layanan pelatihan dan pengantar kerja bagi penyandang disabilitas.

Pengembangan tersebut diharapkan menjadikan BPVP sebagai pusat peningkatan kompetensi, inovasi, produktivitas, dan penghubung antara pencari kerja dengan dunia industri.

Melalui transformasi ini, pemerintah berupaya memastikan program vokasi memberikan hasil terukur, bukan sekadar jumlah peserta yang mengikuti pelatihan.

Target kebekerjaan 70 persen menjadi sasaran yang akan dievaluasi melalui penelusuran alumni, peningkatan kualitas pembelajaran, dan penguatan kemitraan industri.

Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Editor: Rijen Senario

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.