EDITORIALEkbisHeadline

Pekerjaan Rigid Pavement JLU Probolinggo Dimulai 18 Juni, Pengalihan Arus Berlaku Hingga Agustus 2026

1794
×

Pekerjaan Rigid Pavement JLU Probolinggo Dimulai 18 Juni, Pengalihan Arus Berlaku Hingga Agustus 2026

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo – analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan pekerjaan rigid pavement atau perkerasan beton pada Ruas Jalan Lingkar Utara (JLU) Probolinggo sepanjang 1,77 kilometer. Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Juni hingga 21 Agustus 2026 dengan penerapan manajemen dan pengalihan arus lalu lintas secara bertahap.

Pelaksanaan proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional sekaligus menjaga kemantapan ruas jalan strategis yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Probolinggo.

Selama proses pekerjaan berlangsung, BBPJN Jatim–Bali akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan guna mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan serta menjamin keselamatan pengguna jalan maupun pekerja konstruksi.

Ruas Jalan Lingkar Utara Probolinggo memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas kawasan perkotaan dan pergerakan kendaraan dari berbagai arah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jalan melalui pembangunan rigid pavement diharapkan mampu memberikan daya tahan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.

BBPJN Jatim–Bali mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang selama masa pekerjaan berlangsung. Pengendara juga diminta mengikuti jalur pengalihan yang telah ditentukan serta mengatur waktu perjalanan guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan tetap menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dukungan tersebut dinilai penting agar pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Peningkatan ruas jalan melalui rigid pavement ini diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta memperlancar konektivitas antarwilayah di Jawa Timur.

BBPJN Jatim–Bali juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama masa konstruksi berlangsung. Meski demikian, pekerjaan tersebut dilakukan untuk memberikan manfaat jangka panjang berupa jalan yang lebih mantap dan pelayanan transportasi yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.

Editor: Respatie

Sumber: BBPJN Jatim-Bali

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.