SURABAYA, analisapublik.id — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas melakukan monitoring lapangan di kawasan Sungai Kalianak, Surabaya, Selasa (26/05/2026), sebagai bagian dari upaya percepatan penataan dan normalisasi ruang sungai guna mendukung pengendalian banjir serta optimalisasi fungsi aliran sungai di wilayah perkotaan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBWS Brantas dan melibatkan sejumlah unsur pemerintah daerah maupun aparat wilayah. Turut hadir dalam monitoring itu Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Camat Krembangan, Camat Asemrowo, Satpol PP Kota Surabaya, Polsek Krembangan, serta Lurah Morokrembangan dan Lurah Genting Kalianak.
Monitoring dilakukan dengan meninjau secara langsung kondisi eksisting ruang Sungai Kalianak, termasuk kawasan bantaran sungai yang menjadi fokus penataan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran instansi terkait juga membahas rencana normalisasi dan penataan ruang sungai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi potensi banjir di kawasan sekitar.
Selain itu, pembahasan turut menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung penataan kawasan sungai agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan. Upaya normalisasi dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga fungsi sungai sebagai saluran utama drainase perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat di sekitar bantaran sungai.
BBWS Brantas menegaskan bahwa percepatan penataan ruang Sungai Kalianak membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat kewilayahan, maupun masyarakat setempat agar proses penanganan dapat berjalan optimal.
Melalui kegiatan monitoring lapangan tersebut, diharapkan program normalisasi dan penataan Sungai Kalianak dapat berjalan efektif sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko genangan dan banjir di wilayah Surabaya bagian barat.
Editor: Respati
Sumber: BBWS Brantas






