EDITORIALHeadline

Penggantian Jembatan Kaliombo I Kediri Dimulai 29 Mei 2026, Pengendara Diminta Antisipasi Rekayasa Arus Hingga Desember

2344
×

Penggantian Jembatan Kaliombo I Kediri Dimulai 29 Mei 2026, Pengendara Diminta Antisipasi Rekayasa Arus Hingga Desember

Sebarkan artikel ini

KEDIRI, analisapublik.id — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pekerjaan penggantian Jembatan Kaliombo I yang berada di ruas jalan nasional Kota Kediri mulai Jumat, 29 Mei 2026.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PPK 2.1 Provinsi Jawa Timur pada ruas Kertosono – Kediri – Tulungagung – Jarakan (Trenggalek) sebagai bagian dari program preservasi infrastruktur jalan nasional untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di wilayah selatan Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, Jembatan Kaliombo I dengan panjang sekitar 8 meter akan ditutup total selama proses konstruksi berlangsung. Penutupan diberlakukan mulai 29 Mei 2026 hingga Desember 2026 guna mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja proyek.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah, ST, M.Eng.Sc., mengatakan penggantian jembatan dilakukan sebagai langkah peningkatan keandalan serta keamanan jalur nasional yang menjadi akses penting mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik. Selama pekerjaan berlangsung, kami mengimbau masyarakat agar mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan di lapangan,” ujarnya.

Selama tahapan pekerjaan berlangsung, rekayasa dan manajemen lalu lintas akan diterapkan di sekitar lokasi proyek guna mengurangi dampak kepadatan kendaraan. Pengguna jalan dari arah Kertosono menuju Kediri maupun sebaliknya diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan.

PPK 2.1 Provinsi Jawa Timur ruas Kertosono – Kediri – Tulungagung – Jarakan (Trenggalek), Mahatma Manurung, SE, ST., menyampaikan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar pengaturan arus lalu lintas dapat berjalan optimal dan aktivitas masyarakat tetap terlayani.

“Kami meminta pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu sementara, mengurangi kecepatan kendaraan saat mendekati lokasi proyek, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” kata Mahatma Manurung.

Pekerjaan penggantian Jembatan Kaliombo I diperkirakan meliputi pembongkaran konstruksi lama, pembangunan pondasi dan struktur penyangga, pemasangan struktur baru, hingga penyelesaian jalan pendekat jembatan.

BBPJN Jawa Timur–Bali menilai Jembatan Kaliombo I memiliki fungsi strategis sebagai jalur penghubung mobilitas masyarakat Kota Kediri dan distribusi antarwilayah. Karena itu, peningkatan kualitas struktur jembatan dinilai penting untuk menjaga kelancaran transportasi dalam jangka panjang.

Selama pekerjaan berlangsung, potensi perlambatan lalu lintas diperkirakan terjadi terutama pada jam sibuk dan akhir pekan. Pihak pelaksana menyatakan akan terus melakukan evaluasi kondisi arus kendaraan dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun instansi terkait apabila diperlukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi terkait pengalihan arus dan perkembangan pekerjaan melalui media sosial maupun kanal informasi resmi BBPJN Jawa Timur–Bali.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BBPJN Jawa Timur-Bali

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.