EDITORIALHeadline

Jembatan Besuk Koboan Lumajang Dibangun Pascabencana Semeru, Kini Jadi Infrastruktur Vital Penghubung Wilayah

2577
×

Jembatan Besuk Koboan Lumajang Dibangun Pascabencana Semeru, Kini Jadi Infrastruktur Vital Penghubung Wilayah

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG – analisapublik.id | Pembangunan Jembatan Besuk Koboan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur strategis pascabencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021.

Jembatan ini dibangun untuk menggantikan akses yang terputus akibat terjangan lahar dan awan panas yang menghancurkan jembatan sebelumnya, sehingga memutus konektivitas jalur penting Lumajang–Turen–Malang.

Secara teknis, Jembatan Besuk Koboan memiliki panjang total 140 meter dengan lebar 9,6 meter. Struktur jembatan menggunakan tipe rangka baja yang dirancang untuk memberikan kekuatan optimal, terutama karena berada di kawasan aliran lahar aktif Gunung Semeru.

Pembangunan jembatan dimulai pada tahun 2022 dan selesai pada 2023. Proyek ini menjadi bagian dari langkah percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana guna mengembalikan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.

Dalam aspek keselamatan, lokasi jembatan yang berada di zona rawan bencana menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, dilakukan pemeriksaan berkala pasca-erupsi untuk memastikan struktur tetap aman, andal, dan layak fungsi dalam jangka panjang.
Selain berfungsi sebagai penghubung utama antarwilayah, Jembatan Besuk Koboan juga merepresentasikan pendekatan pembangunan infrastruktur berbasis mitigasi risiko bencana, dengan desain yang menyesuaikan karakteristik geografis kawasan.

Dengan kembali beroperasinya jembatan ini, akses transportasi yang sebelumnya terputus kini telah pulih, sekaligus memperkuat konektivitas regional di kawasan selatan Jawa Timur.

Sumber: BBPJN Jatim-Bali
Editor: Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.