Headline

Polda NTT Targetkan 10.000 Hektar Lahan Jagung. Produktivitas Dipatok 5 Ton per Hektar

21
×

Polda NTT Targetkan 10.000 Hektar Lahan Jagung. Produktivitas Dipatok 5 Ton per Hektar

Sebarkan artikel ini

Keterangan foto :

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama jajaran pejabat utama Polda NTT dan unsur TNI mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Baumata Utara, Kabupaten Kupang. Program ini menjadi bagian dukungan Polda NTT terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan lahan jagung hingga target 10.000 hektar dengan produktivitas sekitar 5 ton per hektar.

Reporter: Lalu Muhammad, Editor: Baiq Halimah, Sumber: Humas Polda NTT

KUPANG – analisapublik.id | Polda Nusa Tenggara Timur memperluas program penanaman jagung sebagai bagian dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Pengembangan lahan ditargetkan mencapai 10.000 hektar dengan produktivitas rata rata sekitar 5 ton per hektar.

Kegiatan penanaman jagung diawali dengan keikutsertaan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama jajaran pejabat utama Polda NTT dalam kegiatan tanam jagung serentak nasional. Kegiatan tersebut diikuti melalui sambungan virtual yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kapolda NTT mengikuti kegiatan tersebut bersama Irwasda Polda NTT Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi, Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda NTT Kombes Pol FX Irwan Arianto, serta Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Juli Agung Pramono.

Setelah mengikuti kegiatan nasional, jajaran Polda NTT melanjutkan penanaman jagung secara langsung di Desa Baumata Utara, Kabupaten Kupang. Pada tahap awal lahan yang digunakan mencapai sekitar 45 hektar.

Program ini merupakan implementasi poin kedua Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Untuk Kuartal I Tahun 2026, Polda NTT menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 200 hektar. Program tersebut dilaksanakan serentak oleh jajaran Polres di berbagai wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menyatakan institusinya berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian di wilayah NTT.

Menurutnya, pengembangan lahan jagung dilakukan secara bertahap hingga mencapai target 10.000 hektar di seluruh wilayah provinsi tersebut. Dengan produktivitas sekitar 5 ton per hektar, NTT diharapkan mampu memperkuat pasokan jagung nasional.

Kapolda juga menekankan pentingnya dukungan teknis dalam pelaksanaan program tersebut. Salah satu faktor utama adalah penggunaan benih unggul yang mampu beradaptasi dengan kondisi iklim NTT yang relatif kering.

Untuk mendukung hal itu, Polda NTT telah mengajukan permohonan bantuan pengadaan benih unggul kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta dinas pertanian terkait. Bantuan tersebut diharapkan mampu memastikan bibit yang ditanam memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca dan kondisi tanah di wilayah NTT.

Program ini juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Polda NTT mendorong program penanaman jagung agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan luas tanam dan produktivitas panen.

Stabilitas produksi jagung di wilayah NTT diharapkan dapat memperkuat pasokan pangan daerah sekaligus membantu menjaga stabilitas harga komoditas pangan.

Polda NTT menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan program ini hingga masa panen. Pengawasan dilakukan agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Reporter : Lalu Muhammad

Editor : Baiq Halimah

Sumber : Humas Polda NTT

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.