EDITORIALHeadline

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Awasi Proyek Pengendalian Banjir Kali Kedurus

13
×

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Awasi Proyek Pengendalian Banjir Kali Kedurus

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Balai Besar Wilayah Sungai Brantas resmi memulai pengawasan proyek Pengendalian Banjir Kali Kedurus di Surabaya Barat usai penandatanganan kontrak Paket Supervisi. Tahap ini menjadi dasar pengendalian teknis sebelum konstruksi berjalan penuh.

Proyek masuk dalam program World Bank melalui skema National Urban Flood Resilience Project. Targetnya menekan genangan hingga 99 persen di kawasan rawan banjir Surabaya Barat yang selama ini terdampak luapan saat hujan ekstrem.

Tim supervisi mengawal seluruh tahapan. Mulai mobilisasi, pelaksanaan konstruksi, hingga serah terima akhir. Setiap pekerjaan wajib sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan jadwal kontrak. Pengawasan difokuskan mencegah deviasi desain, keterlambatan, serta risiko teknis di lapangan.

Lingkup pekerjaan mencakup peningkatan kapasitas Kali Kedurus sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer. Penanganan dilakukan melalui normalisasi alur dan penguatan tebing sungai. Langkah ini mempercepat aliran saat debit puncak dan menekan erosi yang mempersempit penampang.

Keterangan Foto :

Suasana rapat koordinasi dan pengawasan proyek Pengendalian Banjir Kali Kedurus di kantor SNVT PJSA Brantas, Surabaya.

Pertemuan membahas tahapan supervisi, kesiapan teknis, serta pengendalian mutu sebelum pelaksanaan konstruksi fisik dimulai sebagai bagian dari program penguatan ketahanan banjir perkotaan.

Revitalisasi Saluran Gendong Kiri memakai konsep long storage berbasis Nature Based Solution. Sistem ini menahan limpasan air sementara lalu mengalirkannya bertahap ke hilir. Skema tersebut meredam lonjakan debit saat hujan intensitas tinggi dalam waktu singkat.

Proyek juga membangun Rumah Pompa Babatan Pratama serta Rumah Pompa Bangkingan sisi kiri dan kanan. Kapasitas pompa disesuaikan debit banjir rencana agar tetap bekerja pada skenario hujan ekstrem. Optimalisasi Boezem Kedurus dilakukan untuk memperbesar daya tampung sebelum air masuk ke sistem drainase utama.

Keterangan Foto :

Suasana rapat koordinasi dan pengawasan proyek Pengendalian Banjir Kali Kedurus di kantor SNVT PJSA Brantas, Surabaya.

Pertemuan membahas tahapan supervisi, kesiapan teknis, serta pengendalian mutu sebelum pelaksanaan konstruksi fisik dimulai sebagai bagian dari program penguatan ketahanan banjir perkotaan.

Seluruh intervensi terintegrasi dengan penataan sempadan sungai. Pengendalian banjir berjalan bersamaan dengan pembenahan kawasan dan peningkatan kualitas ruang publik.

BBWS Brantas menegaskan proyek harus tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan pemangku kepentingan agar sistem berfungsi optimal saat puncak musim hujan.

Dengan kontrak supervisi telah efektif, konstruksi fisik segera dimulai. Proyek ini menjadi bagian strategi penguatan ketahanan banjir perkotaan di Surabaya Barat serta langkah sistematis menekan risiko genangan yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Reporter : Subardi, SE
Editor : Tunggal Teja Asmara
Sumber : PU SDA Brantas

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.