SIDOARJO — analisapublik.id |Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali melaksanakan kegiatan preservasi jalan nasional pada ruas Surabaya–Sidoarjo–Gempol–Bangil–Kota Pasuruan sebagai bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan dan keselamatan pengguna.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut berada di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen PPK 3.4. Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Timur BBPJN Jatim–Bali memfokuskan penanganan pada titik-titik prioritas di lapangan yang dinilai memiliki peran strategis terhadap kelancaran lalu lintas dan distribusi logistik regional.
Salah satu pekerjaan utama yang tengah berjalan adalah rehabilitasi mayor pada kilometer Surabaya empat puluh tiga plus nol nol nol, tepatnya di ruas Jalan Pattimura, Kabupaten Pasuruan. Ruas tersebut merupakan bagian dari jalur nasional yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah Surabaya hingga Pasuruan.
Pejabat Pembuat Komitmen PPK 3.4, Sentot Wijayanto, menyampaikan bahwa rehabilitasi dilakukan melalui pengaspalan ulang menggunakan lapis Asphalt Concrete–Binder Course atau AC-BC sepanjang sekitar satu koma empat enam kilometer. Pekerjaan ini ditujukan untuk meningkatkan kembali kualitas struktur perkerasan agar berfungsi optimal dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi pengguna jalan.

Selain pekerjaan struktural, kegiatan preservasi juga mencakup pemeliharaan rutin berupa pembersihan bahu jalan, pemangkasan vegetasi, serta perawatan jembatan di sepanjang ruas Surabaya–Pasuruan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jalan nasional tetap laik fungsi selama masa pelayanan.
Sentot Wijayanto sebelumnya diketahui memiliki pengalaman menangani proyek jalan strategis nasional. Sejak setidaknya tahun dua ribu dua puluh dua, ia tercatat menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan atau Pansela yang menghubungkan wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember.
Pada proyek tersebut, wilayah kerja yang ditangani meliputi ruas Sendangbiru–Jarit–Puger–Glenmore dengan total panjang pekerjaan sekitar dua puluh tiga kilometer. Pembangunan jalan nasional tersebut dilaporkan telah selesai seratus persen dengan nilai kontrak sebesar seratus sembilan puluh miliar rupiah.
Melalui kegiatan preservasi di koridor Surabaya–Pasuruan, BBPJN Jawa Timur–Bali menargetkan terjaganya kemantapan jalan nasional sebagai tulang punggung transportasi darat di Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Reporter : Rijen Senario
IT. : Respati
Editor. : H.MUHAJIR WAHYU RAMADHAN






