Ponorogo, analisapublik.id – Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, memastikan seluruh siswa Sekolah Rakyat (SR) tetap berada dalam pantauan selama libur semester pergantian tahun. Salah satu metodenya adalah dengan mewajibkan siswa mengisi jurnal harian.
”Ini merupakan libur semester pertama bagi siswa Sekolah Rakyat. Kami telah mengatur jadwal kepulangan dan kepulangan kembali ke asrama dengan cermat agar tidak mengganggu ritme proses belajar,” ujar Devit saat memberikan keterangan di Pacitan, Senin (29/12).
Masa libur semester ini berlangsung selama kurang lebih dua pekan, dimulai sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Seluruh siswa dijadwalkan kembali ke asrama pada 3 Januari 2026, sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) efektif akan dimulai kembali pada 5 Januari 2026.
Menjaga Kedisiplinan di Rumah
Meski berada di luar lingkungan sekolah, Devit menjelaskan bahwa para siswa tetap diberikan tugas khusus oleh guru. Jurnal harian yang wajib diisi berfungsi sebagai instrumen untuk memantau aktivitas siswa selama berada di rumah.
”Kami ingin menanamkan rasa tanggung jawab pada anak-anak meskipun sedang libur. Jurnal harian ini menjadi alat kontrol agar aktivitas mereka di lingkungan keluarga tetap positif dan terukur,” tambahnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa transisi dari masa libur kembali ke rutinitas asrama dapat berjalan mulus tanpa menghilangkan kedisiplinan yang telah dibentuk selama satu semester pertama. ( wa/ar)






